Respons Santai Terhadap Isu RUU Pemilu
Ketika ditanya mengenai dinamika politik menjelang pembahasan RUU Pemilu, Bahlil memilih untuk merespons dengan santai. Dengan senyuman, dia berkelakar: "Rasanya malam ini temanya wayang ya. Wayang kok ada undang-undang politik ya. Mungkin wayang juga sudah masuk UNESCO politik."
Bahlil menegaskan bahwa isu RUU Pemilu tidak relevan dengan acara malam itu. Dia memastikan bahwa pembahasan mengenai RUU Pemilu akan dilakukan pada waktu dan forum yang tepat.
Mengenal Kembali Tradisi Wayang di Partai Golkar
Dalam sambutannya di atas panggung, Bahlil juga menyoroti sejarah panjang hubungan Partai Golkar dengan kesenian wayang. Dia mengungkapkan bahwa wayang pernah memainkan peran penting di masa kejayaan Partai Golkar.
"Wayang ini dulu menjadi instrumen komunikasi yang efektif antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat, termasuk dalam mensosialisasikan program-program seperti Keluarga Berencana," jelas Bahlil.
Dia menyatakan komitmen Partai Golkar untuk menghidupkan kembali tradisi positif ini. "Kita berusaha mengembalikan apa yang dilakukan para senior terdahulu untuk kita lanjutkan dan wariskan. Tradisi yang baik penting untuk kita pelihara," pungkasnya.
Artikel Terkait
Prabowo Tegaskan Pencak Silat Sebagai Cermin Jati Diri dan Ilmu Kesatria
Tim SAR Kerahkan Drone Thermal Cari Remaja 14 Tahun yang Hilang di Hutan Mamuju
Arsenal Tersungkur di Kandang Sendiri, Bournemouth Menang 2-1
Ayah di Cianjur Ditahan Diduga Cabuli Anak Kandung Usia 10 Tahun