Gus Ipul Blusukan ke Sekolah Rakyat, Semangati Siswa yang Belajar Jepang Otodidak

- Minggu, 14 Desember 2025 | 18:50 WIB
Gus Ipul Blusukan ke Sekolah Rakyat, Semangati Siswa yang Belajar Jepang Otodidak

Minggu pagi itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, memilih menghabiskan waktunya dengan blusukan. Tujuannya: dua Sekolah Rakyat di Jawa Timur. Agenda hari itu padat, dimulai dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 7 di Kota Probolinggo, lalu meluncur ke SRT 48 di Kabupaten Pasuruan. Rangkaian kunjungan ditutup dengan sebuah pemandangan yang cukup unik: menyaksikan latihan Polisi Cilik di halaman Polres Pasuruan.

Begitu tiba di SRT 7 Probolinggo, Gus Ipul langsung disambut meriah. Suara hadrah dan paduan suara siswa menyemarakkan suasana. Tak cuma itu, ada juga pembacaan puisi dan bahkan pidato berbahasa asing. Salah satu siswa, Riski Aulia, dengan percaya diri berpidato menggunakan bahasa Jepang. Menurut pengakuannya, ia belajar bahasa itu secara otodidak, cuma bermodal gawai.

Mendengar hal itu, Gus Ipul langsung menyemangati.

"Insya Allah kamu bisa kuliah ke Jepang, bisa bekerja di Jepang, dan menjadi tenaga terampil di sana," ujarnya.

Ia lalu menambahkan, bagi teman-teman Riski yang punya cita-cita serupa, tak ada salahnya untuk mulai belajar dari sekarang.

Menurut Gus Ipul, Sekolah Rakyat ini memang punya visi yang lebih dari sekadar tempat belajar biasa. Ia menyebutnya sebagai pintu hilirisasi masa depan. Intinya, setelah lulus, para siswa nggak akan dibiarkan bingung. Mereka akan difasilitasi. Mau lanjut kuliah? Ada KIP Kuliah. Memenuhi syarat untuk Sekolah Garuda? Bisa. Atau langsung terjun ke dunia kerja sebagai tenaga terampil dan wirausaha? Juga disiapkan.

"Setelah lulus, ada dua jalur utama. Jalur pendidikan ke perguruan tinggi, dan jalur kerja sebagai pekerja terampil atau wirausaha. Semua kita siapkan," jelasnya lagi.

Setelah hampir satu semester berjalan, Gus Ipul mengapresiasi perkembangan yang terlihat di SRT 7 ini. Proses belajar-mengajar berjalan baik. Memang butuh adaptasi di awal, tapi sekarang interaksi antara kepala sekolah, guru, dan siswa terlihat sangat solid.

SRT 7 Probolinggo sendiri saat ini menaungi 49 siswa SMP dan 40 siswa SMA. Mereka didukung oleh 18 guru, 10 wali asuh, dan 4 pengasuh asrama.

Usai dari Probolinggo, perjalanan dilanjutkan ke Kabupaten Pasuruan. Di SRT 48, Gus Ipul ingin melihat langsung bagaimana proses pembelajaran dan pendampingan bagi siswa berjalan.

Puncak acara di penghujung hari berlangsung di halaman Polres Kota Pasuruan. Di sinilah Gus Ipul menyaksikan aksi para Polisi Cilik, siswa-siswa Sekolah Rakyat yang sedang latihan baris-berbaris. Dengan seragam khas mereka, para siswa tampil penuh disiplin dan semangat yang menggebu.

Sepanjang kunjungannya di wilayah Pasuruan, Gus Ipul tak sendirian. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat setempat, mulai dari Kapolres Kota Pasuruan, Bupati dan Wakil Bupati, hingga Sekretaris Daerah kota tersebut.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler