Oleh: Dr. K.H. Amidhan Shaberah, Ketua MUI (1995-2015)/Komnas HAM (2002-2007)
SENAYANPOST - Umat Islam di Belanda meradang. Pasalnya, Geert Wilders tokoh politik anti-Islam, ketua umum Partai untuk Kebebasan (PVV) diperkirakan bisa menjadi Perdana Menteri Belanda, sebab PVV "menang" Pemilu 22 November 2023 di Negeri Kincir Angin tadi.
Geert Wilders dikenal sebagai tokoh politik Islamophobia yang anti-Islam. Dalam satu dekade terakhir, ia kerap membuat film kartun yang mengumbar kebencian terhadap Nabi Muhammad dan Islam.
Pemerintah Belanda tidak berani menangkap ulah Wilders, karena UUD-nya tidak melarang pelecehan terhadap Nabi -- atas nama demokrasi liberal.
Celakanya, boro-boro Wilders dicekal otoritas Belanda -- malahan ia makin populer dan partainya PVV mendapat suara terbanyak dalam Pemilu November 2023 lalu.
Baca Juga: IDF Temukan Terowongan Besar Hamas di Perbatasan Gaza Utara
Dari hasil perhitungan suara Pemilu, menunjukkan PVV meraih 35 dari 150 kursi parlemen, hampir dua kali lipat dari jumlah kursinya sekarang.
Artikel Terkait
Rusia Klaim Tumbangkan F-16 Ukraina dengan Rudal S-300
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Waspadai Perburuan Pasca Penangkapan Maduro
AS Desak Warganya Tinggalkan Venezuela, Situasi Keamanan Dinilai Memuncak
Latihan Militer Tiga Negara di Afrika Selatan: Sinyal di Tengah Gejolak Global