Pada tanggal 10 Juli 1942, militer Amerika mengeluarkan kontrak untuk pembangunan 3 prototipe XP-55 dengan nomor 42-78845 hingga 42-78847.
Sistem persenjataan meliputi meriam 20 mm dan 2 senapan mesin ringan kaliber 12,7 mm.
Namun dalam pengembangannya, meriam akhirnya dihilangkan dalam daftar senjata XP-55.
Pesawat ini memiliki fitur khusus tuas baling-baling yang terletak di dalam kokpit untuk mencegah pilot menembak baling-baling selama bailout.
Baca Juga: F-8 Crusader: Pesawat Tempur Amerika Khusus Untuk Angkatan Laut yang Kini Tinggal Kenangan
Uji Coba dan Kecelakaan Pertama
XP-55 pertama selesai pada tanggal 13 Juli 1943. 6 hari kemudian pesawat itu melakukan tes ujicoba dengan pilot uji Harvey Gray.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: situbondo.jatimnetwork.com
Artikel Terkait
China Batasi Drama CEO Jatuh Cinta ke Si Miskin, Sebut Sebar Harapan Palsu
Indonesia Khawatir, Langkah Trump Cabut Diri dari 66 Organisasi Internasional Dinilai Ancam Stabilitas Global
Iran Siagakan 400 Unit Tempur, Waspadai Serangan AS-Israel di Tengah Gejolak Dalam Negeri
Kapal Tanker Rusia Disita AS, Moskow Balas dengan Kapal Perang