Bisik-bisik Soal Trump dan Mata Uang Digital
Epstein kayaknya nggak pernah kapok. Tahun 2016, dia tanya lagi ke Jagland kapan bisa ketemu Putin. Setahun kemudian, dia minta Jagland ngobrolin soal mata uang digital dengan sang pemimpin.
Di Juni 2018, desakannya makin jelas. “Saya akan sangat senang kalau bisa ketemu Putin,” tulisnya dalam email.
Hanya empat hari berselang, dia coba sampaikan pesan untuk diplomat Rusia lewat Jagland. Isinya agak samar.
Dalam korespondensi lain, Epstein mengaitkan pembicaraan semacam ini dengan pemahamannya tentang Donald Trump. Lavrov yang dimaksud kemungkinan adalah Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov.
Dia bahkan menyebut nama Vitaly Churkin, duta besar Rusia untuk PBB yang sudah meninggal. “Churkin dulu melakukan itu,” tulisnya.
Ketika Jagland bilang akan menyampaikan pesannya ke asisten Lavrov, Epstein balas dengan nada percaya diri.
Email Misterius dengan “Sang Adipati”
Dokumen ini juga membeberkan percakapan aneh tahun 2010. Epstein berkirim email dengan akun bernama “The Duke”.
Isinya, dia mengatur makan malam antara Pangeran Andrew dengan seorang perempuan Rusia berusia 26 tahun yang disebutnya “cantik”.
“Saya punya teman, kayaknya Anda bakal senang makan malam dengannya,” tulis Epstein membuka pembicaraan.
“The Duke” membalas singkat, “Boleh. Saya di Jenewa sampai tanggal 22 pagi, tapi senang ketemu dia. Apa dia bawa pesan dari kamu? Kasih aja kontak saya biar dia bisa hubungin.”
Saar ditanya detail lebih lanjut soal perempuan itu, Epstein cuma menjawab ringkas.
Semua dokumen ini seperti potongan puzzle yang masih acak. Mereka menambah dimensi baru pada sosok Epstein, bukan hanya sebagai predator, tapi juga sebagai jaringan yang menjulur jauh ke lingkaran kekuasaan global. Pertanyaannya sekarang: sejauh apa jangkauannya, dan siapa lagi yang terlibat dalam permainannya?
Artikel Terkait
Bocornya Dokumen Epstein: Bali Masuk dalam Jejak Perjalanan Gelap
Dokumen Epstein Bocor: FBI Sorot Klaim Trump Dikendalikan Israel
Kain Suci Kabah Dikirim ke Jeffrey Epstein, Terungkap dari Dokumen Rahasia
Anggota DPR Soroti Iuran Rp 16,7 Triliun untuk Dewan Perdamaian Gaza