TASHKENT, murianetwork.com - Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fadli Zon menghadiri Sidang Komite Ekeskutif GOPAC (Global Organisation of Parliamentarians Against Corruption) atau Organisasi Parlemen Global untuk Melawan Korupsi, di Kota Tashkent, Uzbekistan.
Sebagaimana diberitakan dpr.go.id, Kamis (21/12/2023), dalam acara tersebut Fadli terus menyerukan pentingnya peran parlemen yang lebih konkret terutama dalam mendukung implementasi dari beragam aturan United Nations Convention Against Corruption (UNCAC).
''Peran parlemen tidak hanya meratifikasi, tapi juga menerjemahkan ke dalam berbagai produk legislasi, pengawasan pelaksanaan UNCAC, serta memastikan keberpihakan anggaran untuk mendukung program-program pemberantasan korupsi,'' ujar Fadli dalam keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Bicara di AS, Fadli Zon Dorong ASEAN Lebih Tegas Bangun Komitmen Politik Antikorupsi
Mengingat referensi kebijakan antikorupsi pada level regional masih kurang seperti yang terjadi di ASEAN, Fadli menilai pentingnya terus memperkuat jaringan antarparlemen dalam memberantas korupsi seperti melalui SEAPAC dan GOPAC.
Berkaitan dengan itu, Wakil Ketua DPR periode 2014-2019 itu juga menyerahkan beberapa inisiatif dan rencana aksi pencegahan dan pemberantasan korupsi di ASEAN. Inisiatif dan rencana aksi tersebut terangkum dalam dokumen SEAPAC Regional Action Plan Proposal 2023-2025 beserta kebutuhan pendanaannya.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden