Latihan Tembak Iran dan Manuver AS: Selat Hormuz Kembali Jadi Ajang Adu Kekuatan

- Rabu, 28 Januari 2026 | 11:25 WIB
Latihan Tembak Iran dan Manuver AS: Selat Hormuz Kembali Jadi Ajang Adu Kekuatan

Semua ini terjadi berbarengan dengan kedatangan armada perang AS di kawasan. Kapal induk USS Abraham Lincoln sudah beroperasi di perairan Timur Tengah, dikawal sejumlah kapal perusak. Menurut Washington Post, skuadron jet tempur F-15E Strike Eagle juga telah dikirim. Bahkan The Jerusalem Post melaporkan, 12 pesawat F-15 sudah mendarat di pangkalan AS di Yordania sejak minggu sebelumnya.

Latar belakangnya memang rumit. Washington dikabarkan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, sebagai bentuk tekanan atas penanganan demonstrasi besar-besaran di dalam negeri Iran yang dimulai akhir Desember lalu. Unjuk rasa yang awalnya dipicu krisis ekonomi itu berubah jadi tuntutan perubahan rezim, dan disebutkan telah menelan ribuan korban jiwa.

Di sisi lain, Iran sama sekali tidak gentar. Mereka sudah berulang kali menyatakan akan membalas serangan apa pun yang ditujukan kepada mereka. Bukan cuma pemerintah, kelompok-kelompok milisi sekutu Iran di berbagai titik di Timur Tengah juga sudah angkat bicara. Mereka siap berperang membela Iran.

Jadi, dua latihan militer yang hampir bersamaan ini bukan kebetulan. Ini seperti dua petinju yang saling mengukur jarak, memanas-manasi, sebelum pertarungan sesungguhnya dimulai. Suasana di Selat Hormuz, jalur minyak paling strategis di dunia, pun terasa makin mencekam.


Halaman:

Komentar