Pada tahun 2023, warga Indonesia menghabiskan rata-rata 6,05 jam setiap hari dengan perangkat mobile, melampaui negara-negara lain seperti Thailand dan Argentina yang masing-masing hanya menghabiskan 5,64 dan 5,33 jam per hari.
Fenomena ini menciptakan ketidakseimbangan signifikan, menggambarkan betapa parahnya kecanduan HP di tengah masyarakat Indonesia.
Seiring dengan lonjakan penggunaan HP, Indonesia juga memuncaki peringkat dalam hal unduh aplikasi.
Warga Indonesia menempati posisi ke-5 dalam jumlah unduhan aplikasi sepanjang tahun 2023, mencapai angka sekitar 7,56 miliar kali. Meskipun cukup signifikan, angka ini masih jauh dari dominasi China yang mengunduh aplikasi sebanyak 113,41 miliar kali dalam setahun.
Ironisnya, meskipun menjadi pemegang rekor dalam penggunaan HP, warga Indonesia tidak menempati peringkat pertama dalam penggunaan aplikasi mobile.
Mereka berada di posisi ketiga dengan total 415 miliar jam yang dihabiskan di aplikasi mobile sepanjang tahun 2023. Peringkat pertama dalam hal ini dikuasai oleh India, yang menghabiskan waktu mencengangkan sebanyak 1,19 triliun jam.
Bandingkan dengan tahun 2022, kecanduan HP di Indonesia tampaknya mengalami penurunan sedikit.
Pada tahun itu, warga Indonesia menghabiskan waktu hingga 6,14 jam setiap hari menatap layar HP dan tablet. Namun, penurunan ini tidak cukup signifikan untuk menghentikan peringkat Indonesia sebagai yang paling kecanduan HP di dunia.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: hariankami.com
Artikel Terkait
Macron Serukan Koalisi Kemerdekaan untuk Lawan Dominasi AS dan China
Iran Klaim Tembak Jatuh Dua Jet Tempur AS, Bantah Klaim Trump Soal Pertahanan Udara
Akademisi Soroti Troll Army sebagai Alat Baru Propaganda Politik di Era Digital
Trump Ancam Rebut Pulau Kharg, Ultimatum AS ke Iran Berakhir 6 April