Menurut pengadilan, Bolsonaro adalah otak sekaligus pihak yang paling diuntungkan dari skema itu. Tujuannya jelas: menggagalkan Lula naik jadi presiden pada 2023.
Meski begitu, sampai saat ini pengadilan belum mengeluarkan perintah penangkapan final. Proses banding yang diajukan Bolsonaro memang belum selesai.
Di sisi lain, kasus ini bukan satu-satunya masalah yang dihadapi Bolsonaro. Selama lebih dari 100 hari, ia sudah menjalani tahanan rumah ketat karena diduga melanggar aturan dalam kasus lain. Kasus terpisah itu berkaitan dengan upayanya mencampuri proses hukum di AS untuk menghentikan tuntutan pidana terhadap dirinya.
Artikel Terkait
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer
Obama Tegaskan Tak Ada Bukti Kunjungan Alien ke Bumi Saat Ia Presiden