Suzuki Siapkan Model Baru untuk GJAW 2025, Grand Vitara Phantom Blaq Edition Diperkirakan Hadir
JAKARTA - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi mengonfirmasi partisipasinya dalam pameran otomotif bergengsi, Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025, yang akan digelar pada November mendatang. Dalam ajang ini, Suzuki berencana untuk memperkenalkan model baru kepada pasar Indonesia.
Suzuki Siapkan Model Baru untuk GJAW 2025
Dony Ismi Saputra, 4W Deputy Managing Director PT SIS, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan sebuah model yang akan ditampilkan di GJAW 2025. Meski demikian, detail mengenai model apa yang akan diluncurkan masih dirahasiakan.
"Tunggu detail informasi dari kami, pasti ada yang akan kami perkenalkan di GJAW," kata Dony seperti yang dikutip pada Rabu (22/10/2025).
Sebelumnya, Suzuki telah meluncurkan XL7 Hybrid Alpha Kuro dengan sentuhan eksterior serba hitam yang mendapat sambutan positif dari konsumen. "Kalau kami lihat sih sambutan sangat baik ya, setelah kami luncurkan," tambah Dony.
Peluang Grand Vitara Phantom Blaq Edition Meluncur di Indonesia
Berdasarkan tren dan peluncuran global terbaru, spekulasi mengarah pada kemungkinan Suzuki membawa Grand Vitara Phantom Blaq Edition ke GJAW 2025. SUV legendaris ini menawarkan tampilan serba hitam (phantom black) yang stylish.
Faktor yang memperkuat kemungkinan ini adalah status Grand Vitara yang masih CBU (Completely Built Up) atau diimpor langsung dari India. Mengingat edisi Phantom Blaq juga berasal dari India, hal ini dinilai sangat realistis untuk segera hadir di Indonesia.
Dony juga memberikan sedikit kode, "Menurut saya kan kalau model dan lain sebagainya kan tergantung ya, mungkin sudah waktunya untuk produk impulse gitu."
Selain itu, meski Suzuki telah memamerkan mobil listrik e-Vitara di GIIAS 2025, model tersebut diproyeksikan baru akan diluncurkan tahun depan. Ini semakin membuka peluang bagi Grand Vitara edisi khusus untuk meramaikan pameran GJAW 2025.
Artikel Terkait
BYD Atto 1 Hadirkan Varian STD Seharga Rp199 Juta, Target Perluas Pasar Mobil Listrik Perkotaan
Penjualan Mobil Listrik di Indonesia Melonjak 42,5 Persen pada April 2026, Capai 14.815 Unit
Jetour G700 Seberangi Sungai Ekstrem Sepanjang 1,2 Kilometer dalam 10 Menit, Cetak Tiga Rekor Sekaligus
Kemenperin Yakin Aturan Pajak Baru Tak Akan Ganggu Penjualan Mobil Listrik