JemberNetwork.com – Jumlah korban gempa bumi Jepang yang tewas telah melonjak hingga mencapai 202 Jiwa dan 102 orang masih belum ditemukan dan kebakaran di area yang paling parah.
Rumah-rumah yang rusak akibat gempa Jepang sebanyak 1401 telah rusak di seluruh prefektur dimana lebih dari 1000 bangunan terletak di kota Anamizu.
Lembaga penyiaran Nasional Jepang atau dikenal dengan nama ENHAKA bahwa semenanjung Noto telah diguncang dengan total 1218 gempa bumi sejak tanggal 1 Januari 2024.
Akibat gempa bumi dan tanah longsor, jalan-jalan di Noto mengalami kerusakan parah dan menyebabkan sekitar 3300 orang terisolasi di daerah Pegunungan yang membutuhkan bantuan.
Di samping itu, sebuah keluarga yang berada di kota Wajima Jepang menyaring abu mencari harta benda mereka setelah terjadinya gempa dengan 7,6 Skala Richter yang menghancurkan rumah mereka.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer