ASPIRASIKU - Pada Selasa lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan penunjukan Gabriel Attal, seorang politisi berusia 34 tahun, sebagai perdana menteri baru.
Dengan penunjukan ini, Gabriel Attal mencatatkan sejarah sebagai perdana menteri termuda dan pertama yang secara terbuka mengaku sebagai seorang gay di Prancis.
Gabriel Attal sebelumnya dikenal sebagai juru bicara pemerintah dan menteri pendidikan di pemerintahan Macron.
Gabriel Attaltelah mendapatkan popularitas yang tinggi di mata publik dan dianggap sebagai salah satu anggota partai yang paling mampu dalam berkomunikasi dan menjawab pertanyaan sulit dari parlemen.
Namun, Gabriel Attal juga mendapatkan kontroversi dalam beberapa kebijakan yang ia usulkan.
Artikel Terkait
Iran Bantah Klaim Israel Soal Nasib Khamenei, Sebut Perang Mental
Netanyahu Perintahkan Persiapan Darurat Menghadapi Eskalasi dengan Iran
Trump Naikkan Tarif Global Jadi 15% Usai Dibatalkan Mahkamah Agung
Iran Tegaskan Hanya Diplomasi Solusi untuk Isu Nuklir, Peringatkan Konsekuensi Militer