Misteri Mayat Pria Telanjang di Kebun Siak: Terkubur dengan Terpal Biru, Siapa Korban dan Dalangnya?

- Kamis, 30 Oktober 2025 | 07:20 WIB
Misteri Mayat Pria Telanjang di Kebun Siak: Terkubur dengan Terpal Biru, Siapa Korban dan Dalangnya?

Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Kebun Belakang Rumah Warga Siak, Diduga Korban Pembunuhan

Peristiwa tragis menggemparkan warga di Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan, terkubur di kebun belakang rumah warga tanpa mengenakan busana.

Kronologi Penemuan Mayat di Siak

Kapolres Siak, AKBP Eka Ariandy Putra, mengungkapkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan pada Selasa sore, 28 Oktober 2025. Penemuan ini berawal dari laporan warga yang mencium bau busuk menyengat berasal dari area kebun di halaman rumahnya.

"Setelah mencium bau tidak sedap di kebunnya, saksi langsung melapor ke Polsek Tualang. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata ditemukan jasad seorang laki-laki dalam kondisi terkubur dan tanpa busana," jelas AKBP Eka pada Kamis (30/10).

Kondisi Korban dan Bukti yang Diamankan

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di TKP, korban ditemukan dalam keadaan tidak mengenakan pakaian sama sekali. Jenazah pria malang itu diduga dikubur dalam keadaan telanjang dan hanya dibungkus dengan sebuah terpal berwarna biru yang berhasil diamankan oleh pihak kepolisian sebagai barang bukti.

Proses Identifikasi dan Penyidikan Berlanjut

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban masih menjadi misteri dan belum dapat diketahui. Jenazah telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani prosedur autopsi guna menentukan penyebab kematian yang pasti.

Tim penyidik dari kepolisian terus melakukan pengembangan kasus dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. "Dugaan sementara, korban merupakan korban pembunuhan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kejadian ini," tegas AKBP Eka.

Kasus penemuan mayat pria tak dikenal di Siak ini masih terus diselidiki secara intensif oleh aparat kepolisian setempat.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar