Nadine Chandrawinata Ungkap Tahun Kedua Pernikahan Paling Berat dengan Dimas Anggara
Pasangan selebriti Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara telah menjalani pernikahan beda agama sejak tahun 2018. Meski terlihat harmonis, ternyata ada masa-masa sulit yang harus mereka lalui bersama.
Dalam sebuah kesempatan, Nadine mengungkapkan bahwa tahun kedua pernikahan mereka menjadi fase tersulit. Meski demikian, ia menekankan bahwa masa-masa tersebut tetap terasa menyenangkan karena mereka sedang membangun kehidupan rumah tangga.
Proses Penyesuaian di Awal Pernikahan
Nadine menjelaskan bahwa proses penyesuaian sebagai suami istri terjadi pada tahun-tahun awal pernikahan. "Kita mulai cekcok di tahun pertama dan kedua. Setelah itu sudah jarang banget, penyesuaian aja," tuturnya.
Meski sempat berselisih paham, Nadine menegaskan bahwa pertengkaran mereka tidak pernah sampai besar. "Cekcok pun juga kita enggak yang sampai besar. Normal sih," ucap mantan Puteri Indonesia tersebut.
Kelebihan Dimas sebagai Suami
Nadine justru memuji suaminya sebagai pribadi yang sangat rapi dan telaten. "Di rumah, gue enggak pernah punya permasalahan seperti handuk sembarangan atau sikat gigi berantakan. Dimas itu serapi itu," cerita Nadine.
Ia mengakui bahwa Dimas justru lebih teratur dibanding dirinya. "Dimas mungkin yang lebih konsen, lebih rapi daripada gue. Gue kadang suka lupa," akunya sambil tertawa.
Masa Pandemi yang Memperkuat Hubungan
Masa pandemi COVID-19 justru menjadi periode yang memperkuat ikatan mereka. "Gue jarang berantem pas pandemi. Malah dari situ kita memutuskan untuk melahirkan di Bali," kenang Nadine.
Keputusan tersebut akhirnya membawa mereka ke Bali dengan menggunakan mobil pribadi untuk kelahiran anak pertama mereka.
Dinamika Menjadi Orang Tua
Setelah menjadi orang tua, Dimas ternyata sangat aktif dalam mengurus anak. "Dimas turun tangan memandikan, sampai sekarang anak pertama dan kedua tetap Dimas yang mandikan, dia menikmati itu," ungkap Nadine dengan bangga.
Batas Privasi dalam Keluarga
Nadine menegaskan pentingnya menjaga batas privasi dalam keluarga. "Setiap keluarga harus ada batasnya. Kita enggak perlu kasih tahu semuanya karena itu akan jadi bumerang," tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa mereka memilih untuk terbuka hanya sesuai porsinya saja kepada publik.
Mengatasi Konflik dalam Rumah Tangga
Nadine mengaku bahwa pertengkaran kecil masih terjadi hingga sekarang. "Justru kalau dia diam saja, uh bahaya," candanya.
Ia mengungkapkan bahwa masa tidak berbicara paling lama hanya mencapai dua hari, biasanya disebabkan oleh kondisi lelah atau tidak enak badan.
Proses Memahami Pasangan
Nadine menutup dengan refleksi tentang proses memahami karakter pasangan. "Awal-awal kalau Dimas lagi enggak enak badan dan diam, yang gue tangkap adalah 'kok dia marah sama gue ya?' padahal enggak. Nah, itu lama proses gue sadarnya," tutupnya.
Pengalaman Nadine Chandrawinata ini memberikan pelajaran berharga tentang komitmen dan kesabaran dalam membina rumah tangga, terutama bagi pasangan yang menjalani pernikahan beda agama.
Artikel Terkait
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit
Warganet Duga Hubungan Davina dan Ardhito Bagian dari Manajemen Isu
Lnw Fashion Akhiri Endorsement Inara Rusli Usai Protes Netizen
Richard Lee Diperiksa 12 Jam sebagai Tersangka Pelanggaran Perlindungan Konsumen