Diagnosis dan Gangguan Kesehatan Tambahan
Setelah pemeriksaan di UGD, dokter mendiagnosa Kak Seto mengalami stroke ringan. Hasil pemeriksaan lebih lanjut juga mengungkap adanya gangguan irama jantung. "Iya, kadang teratur, kadang deg-deg-deg gitu," ungkapnya mengenai kondisi jantungnya.
Perubahan Gaya Hidup Pasca Stroke Ringan
Kak Seto kini harus melakukan penyesuaian dalam gaya hidupnya untuk menjaga kesehatan. Ia mengurangi intensitas olahraga kompetitif dan membatasi konsumsi kopi. "Kopi juga dikurangin, yang biasanya sehari empat sampai lima gelas, sekarang cukup segelas saja," paparnya.
Pesan Penting untuk Keseimbangan Hidup
Pengalaman menghadapi stroke ringan memberikan pelajaran berharga bagi Kak Seto. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara semangat bekerja dan menjaga kesehatan. "Saya belajar, tubuh juga punya hak untuk istirahat. Jangan sampai semangat membuat kita lupa pada diri sendiri," pesannya.
Kondisi Kak Seto saat ini sudah berangsur membaik, meski ia harus tetap membatasi kegiatan fisik berat dan menjaga pola hidup sehat untuk mencegah kekambuhan stroke di masa depan.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia