Iis Dahlia Buka Suara: Tudingan Intimidasi ke Ressa Itu Tak Pernah Terjadi

- Rabu, 04 Februari 2026 | 15:15 WIB
Iis Dahlia Buka Suara: Tudingan Intimidasi ke Ressa Itu Tak Pernah Terjadi

Penyanyi dangdut Iis Dahlia angkat bicara. Ia membantah keras tudingan bahwa dirinya mengintimidasi Ressa Rizky Rossano, mantan istri Denada, dalam sebuah acara fashion show belakangan ini. Polemik ini sendiri muncul beriringan dengan pemberitaan soal kasus penelantaran anak antara Ressa dan Denada yang masih hangat.

Sebelumnya, pengacara Ressa, Rizky Aryandi, menyebut ada pihak yang memberikan kata-kata "membangun tapi memojokkan" kepada kliennya. Implikasinya, seolah Ressa-lah yang menyebabkan Denada kesulitan dapat pekerjaan. Nah, pihak yang dimaksud itu, kata sang pengacara, adalah Iis Dahlia.

Mendapat tudingan itu, Iis langsung buka suara. Lewat sebuah video klarifikasi di akun Instagramnya @isdahlia, ia membantah semua sekaligus menceritakan versinya tentang pertemuan dengan Ressa di acara fashion show tersebut.

"Wah nampaknya video yang berseliweran di sosial media ramai banget ya," ujar Iis memulai ceritanya.

"Kebetulan aku hari ini lagi ada acara di pesantren di Sumbawa dan banyak banget tuh kiriman-kiriman link-link video yang berseliweran," lanjutnya.

Dengan nada tegas, Iis menyatakan bahwa klaim pengacara Ressa itu melenceng jauh dari fakta. Ia bahkan menantang untuk diajak konfrontasi bukti dan saksi. Menurutnya, banyak orang yang hadir di lokasi dan bisa membuktikan perkataannya.

"Jadi mas pengacara, saya mau menjelaskan bahwa hal yang mas bilang itu sama sekali tidak terjadi. Tidak terjadi dan tidak pernah terucap dari mulut saya bahwa katanya Denada di boikot itu karena Ressa," tegas Iis.

"Kan ada buktinya, ada Caren Delano, ada si abang which is itu suaminya Shella yang mengundang Ressa di acara itu, silahkan boleh ditanya," tantangnya.

Iis kemudian menjabarkan kronologi kedatangannya. Ia menegaskan, niatnya murni menghadiri undangan, bukan untuk "menggeruduk" atau meneror siapa-siapa.

"Saya mau menjelaskan nih ya buat semuanya, kronologinya adalah saya datang ke acara itu bukan untuk menggeruduk, bukan untuk mengerubungi, bukan untuk mengintimidasi apalagi meneror Ressa," tuturnya.

Acara itu adalah fashion show yang digelar Shella Saukia, teman dekat Iis. Karena kedekatan itulah, ia punya akses ke belakang panggung. "Saya datang ke acara itu pure karena undangannya Shella Saukia ada fashion show, kebetulan Ivan Gunawan juga sebagai penyelenggara dan kebetulan saya bisa datangnya di tempat Shella," jelas Iis.

Pertemuannya dengan Ressa, kata Iis, benar-benar tak direncanakan. Saat itu, usai menemui Shella, ia berjalan menuju ballroom bersama suami Shella dan Carren Delano. Di tengah jalan, mereka berpapasan dengan Ressa.

"Saya berpikir ketemu Shella dulu, karena after fashion show pasti crowded dan saya harus buru-buru untuk nengok Inul kebetulan dia sakit. Setelah ketemu Shella saya mau ke venue, ke ballroom barengan sama suaminya Shella dan Carren, terus ditengah jalan pas mau ke venue ada Ressa disitu lagi jalan," ungkapnya.

Rasa empatilah yang membuatnya menghampiri Ressa. Sebagai sesama ibu dan juga rekan kerja Denada, Iis merasa tersentuh dengan kabar yang beredar.

"Saya menghampiri itu karena rasa empati saya, seluruh Indonesia kan tau ya kabar ini apalagi Dena kan teman bekerja saya gitu. Jadi saya mendekati dia, karena empati saya sebagai seorang ibu dan seorang anak," lanjutnya.

"Sebelum saya ngomong, suami shella ngasih wejangan dan saya nyambungin sambil ngelus-ngelus," sambung Iis menggambarkan adegan saat itu.

Ia membantah sama sekali ada unsur intimidasi. Malah, kata Iis, ia berusaha membesarkan hati Ressa yang saat itu sedang banyak mendapat pekerjaan di dunia hiburan. "Kalian tau sendirilah hati saya gak bisa kalau hal-hal yang kayak gitu gampang iba, gampang menyentuh, dan yang katanya meneror dan mengintimidasi itu sama sekali enggak ada. Malah saya membesarkan hatinya karena sekarang dia banyak banget pekerjaan di dunia entertaint," tegasnya.

Iis mengaku hanya memberikan semangat dan doa. Ia pun mengingatkan bahwa urusan rumah tangga Ressa dan Denada adalah ranah privat yang tak sepatutnya dicampuri.

"Saya bilang 'kamu Alhamdulillah sekarang banyak berkah, mudah-mudahan kita semua berdoa hal baik yang akan terjadi, sabar mungkin suatu saat nanti entah kapan itu kita berharap semua masalahnya selesai dan berjalan baik'," ujarnya menirukan perkataannya kala itu.

"Gaada sedikitpun saya mau ikut campur dan saya enggak mau ikut campur. Karena saya tau ini adalah area privasi, area keluarga, kita sebagai teman itu cuma bisa mendoakan itu saja jangan salah mengerti," pungkas Iis.

Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar semua masalah cepat selesai dan mengedepankan perdamaian. "Jadi semoga semuanya baik-baik, semoga semuanya cepat selesai, salam damai selalu ya mas," tutupnya.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar