Profil Lengkap KGPAA Hamangkunegoro, Putra Mahkota Penerus Tahta Keraton Surakarta
Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro resmi menjadi sorotan sebagai calon penerus takhta Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, menggantikan ayahandanya, Kanjeng Sinuhun Pakubuwono XIII, yang wafat. Siapa sebenarnya sosok putra mahkota yang akrab disapa Gusti Purbaya ini?
Siapa KGPAA Hamangkunegoro?
KGPAA Hamangkunegoro adalah putra mahkota sah yang ditetapkan sebagai calon pewaris tahta Raja Keraton Surakarta. Ia dinobatkan secara resmi pada 27 Februari 2022, yang menandakan kesiapannya untuk melanjutkan kepemimpinan di keraton.
Riwayat Pendidikan dan Latar Belakang
Gusti Purbaya, yang lahir pada tahun 2003, merupakan putra dari Pakubuwono XIII dengan permaisuri Asih Winarni atau Gusti Kanjeng Ratu Pakubuwana. Di bidang pendidikan, ia tercatat sebagai lulusan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip). Bahkan, kabar terbaru menyebutkan bahwa putra mahkota ini sedang mempersiapkan diri untuk melanjutkan studi S-2 di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kontroversi Unggahan "Nyesel Gabung Republik"
Nama Gusti Purbaya sempat menjadi perbincangan publik setelah mengunggah tulisan "Nyesel Gabung Republik" di Instagram story-nya. Unggahan tersebut muncul bersamaan dengan foto dirinya bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang memicu spekulasi luas.
Namun, pihak keraton melalui Pengageng Sasono Wilopo Keraton Kasunanan Surakarta, K.P.H Dani Nur Adiningrat, membantah bahwa kritik tersebut ditujukan kepada Gibran. Dani menegaskan bahwa unggahan putra mahkota itu merupakan bentuk respons dan keprihatinannya terhadap berbagai persoalan bangsa, seperti kasus Pertamax oplosan, korupsi timah, kasus pagar laut, dan tragedi PHK massal di PT Sritex.
Proses Suksesi Tahta Keraton Surakarta
Meninggalnya Pakubuwono XIII pada usia 77 tahun membuka babak baru bagi Keraton Surakarta. Raja yang memiliki nama lahir Gusti Raden Mas Suryo Partono itu meninggalkan tujuh anak kandung dari tiga pernikahan.
Meski Gusti Purbaya telah dinobatkan sebagai putra mahkota, pihak keluarga keraton menyatakan bahwa penetapan penerus takhta masih dalam proses. GKR Wandansari Koes Moertiyah, adik kandung mendiang, menyebutkan bahwa keputusan final akan terlihat dalam prosesi pemakaman di Imogiri.
Menurut analisis pegiat sejarah, R. Surojo, terdapat dua calon kuat penerus takhta, yaitu adik kandung almarhum atau putra bungsunya, Gusti Purbaya sendiri, yang telah menyandang gelar Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkuangara Sudibya Rajaputra Narendra Mataram.
Dengan segala perhatian yang tertuju padanya, perjalanan KGPAA Hamangkunegoro sebagai calon raja Keraton Surakarta tentu akan menjadi sejarah baru yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat dan para abdi dalem.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju