Perjalanan kuliner Sasha dimulai dari bekerja di restoran Colonial Cuisine and Molecular di Kemang Village. Meski gajinya tidak besar, pengalaman ini menjadi batu loncatan penting baginya. Passion-nya terhadap masak membawanya ke Le Cordon Bleu di Paris, sekolah kuliner bergengsi dunia, di mana ia mempelajari cuisine dan pastry selama satu setengah tahun.
Pengalaman Internasional dan Kesuksesan di Bali
Setelah lulus dan menyelesaikan magang wajib, Sasha direkrut sebagai staf tetap di restoran yang sama selama tiga tahun. Pengalaman internasional ini memperkaya wawasannya, hingga akhirnya ia memutuskan kembali ke Indonesia dan menetap di Bali. Di sana, ia sempat menjabat sebagai Head Chef di Bokashi Bali sebelum membuka bisnis kuliner sendiri.
Manje Restaurant: Kesuksesan Bisnis Kuliner Sabrina Alatas
Melalui Manje Restaurant, Sasha memperkenalkan konsep kuliner kasual yang fokus pada bao dan bowls. Outlet pertamanya dibuka di Pejaten pada Desember 2018, disusul cabang kedua di Gandaria pada Juli 2020. Bisnis ini menunjukkan keseriusannya di dunia kuliner.
Kesimpulan: Prestasi di Balik Kontroversi
Meski kini namanya terseret kontroversi, perjalanan panjang dan prestasi Sabrina Alatas membuktikan bahwa ia adalah sosok yang berdedikasi dan sukses di bidang kuliner. Sampai saat ini, ia memilih untuk diam dan fokus pada kariernya, sementara publik masih menunggu klarifikasi mengenai rumor yang beredar.
Artikel Terkait
BELIFT LAB Tegaskan Heeseung Tak Kembali ke ENHYPEN, Fokus Karier Solo
Pejabat USDA Saksikan Finalis MasterChef Olah Salmon Alaska
Juicy Luicy Manggung Dadakan di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta
CALMA Rilis Single Spesial Happy Birthday untuk Rayakan Ulang Tahun ke-6 BIG Records Asia