Innalillahi, Sutradara Legendaris Gunawan Paggaru Tutup Usia di 63, Wariskan Film Penuh Makna

- Selasa, 28 Oktober 2025 | 20:15 WIB
Innalillahi, Sutradara Legendaris Gunawan Paggaru Tutup Usia di 63, Wariskan Film Penuh Makna

Gunawan Paggaru Meninggal Dunia: Sutradara dan Ketua BPI Wafat di Usia 63 Tahun

Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Gunawan Paggaru, Sutradara dan Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), meninggal dunia pada Senin, 27 Oktober 2025. Sosok maestro film Indonesia ini menghembuskan napas terakhir di usia 63 tahun.

Kabar meninggalnya Gunawan Paggaru disampaikan langsung oleh keluarga melalui media sosial. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di kawasan Jakarta Timur untuk memberikan kesempatan bagi rekan-rekan dan keluarga besar perfilman Indonesia memberikan penghormatan terakhir.

Profil dan Perjalanan Karier Gunawan Paggaru

Gunawan Paggaru memulai karier di dunia film pada era 1980-an sebagai anggota kelompok kerja Film Teater Populer di bawah arahan maestro Teguh Karya. Di sinilah bakat menulis dan kemampuan artistiknya mulai terasah, yang kemudian membawanya menjadi editor sebelum akhirnya memulai karier sebagai penulis skenario.

Sebagai sutradara, Gunawan Paggaru dikenal dengan karya-karya penuh makna dan idealisme tinggi. Beberapa film yang disutradarainya antara lain ISSUE, Syahadat Cinta, Daun Penjaga Mata Air, dan Mata Pena Mata Hati Raja Ali Haji.

Prestasi dan Kontribusi untuk Perfilman Indonesia

Pada dekade 1990-an, Gunawan Paggaru mendirikan rumah produksi Kino Lima yang melahirkan film monumental "Potret". Film ini berhasil meraih 13 nominasi di Festival Film Indonesia 1993. Sementara dokumenter perdananya, "Pacu Jalur", berhasil menembus nominasi FFI 1992.

Kiprah Gunawan Paggaru tidak hanya terbatas sebagai sutradara. Ia juga merupakan penulis, editor, hingga desainer poster terbaik di masanya. Empat film layar lebar yang ia sutradarai menunjukkan komitmen artistik dan spiritualitas yang kuat dalam berkarya.

Peran Strategis dan Kepemimpinan

Memasuki awal 2000-an, Gunawan Paggaru memperluas perannya di industri film sebagai Direktur Utama PT Kalibrasi Gambar Hidup. Ia juga menulis buku "99 Peluang Karier dalam Produksi Film" yang menjadi rujukan penting bagi generasi penerus perfilman Indonesia.

Kontribusi penting lainnya adalah penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang perfilman, sebagai upaya konkret membangun arah dan standar profesional di dunia sinema Indonesia.

Sebelum dipercaya memimpin Badan Perfilman Indonesia periode 2022-2026, Gunawan Paggaru menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Karyawan Film dan Televisi Indonesia periode 2019-2024. Ia dikenal sebagai pemimpin yang humanis dan visioner.

Kepergian Gunawan Paggaru meninggalkan duka mendalam bagi industri perfilman Indonesia. Warisan terbesarnya tidak hanya terletak pada karya-karyanya, tetapi juga pada nilai, dedikasi, dan semangat yang ia wariskan kepada generasi penerus sinema Indonesia.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar