Film Pengin Hijrah: Romantis Tanpa Sentuhan, Steffi Zamora & Endy Arfian Tetap Bikin Baper
Film Pengin Hijrah menghadirkan warna baru dalam dunia perfilman Indonesia dengan mengusung konsep romantis yang unik, yaitu tanpa menampilkan adegan bersentuhan antara lawan jenis. Kendati demikian, chemistry antara kedua pemeran utamanya, Steffi Zamora dan Endy Arfian, diklaim justru berhasil membuat penonton baper (bawa perasaan).
“Di film ini kita tidak ada bersentuhan sama sekali, tapi tetap terlihat romance-nya,” ujar Steffi Zamora dalam acara jumpa pers di Kemang, Jakarta Selatan. Pernyataan ini langsung disambut oleh Endy Arfian, “Itu yang bisa nanti dinilai sendiri ketika nonton filmnya.”
Tantangan Bangun Chemistry Tanpa Sentuhan
Membangun chemistry romantis tanpa sentuhan fisik ternyata bukan hal yang mudah. Steffi mengaku sempat kesulitan, terlebih karena ia dan Endy sudah bersahabat sejak lama. Tantangan terbesarnya justru adalah meyakinkan penonton bahwa mereka benar-benar jatuh cinta.
“Kita udah sahabatan dari lama banget, jadi tantangannya justru bikin penonton percaya kalau kita benar-benar jatuh cinta,” tutur artis 24 tahun tersebut. Berkat arahan sutradara Jastis Arimba dan pendalaman karakter, mereka akhirnya berhasil menciptakan kehangatan yang natural di layar.
Syuting di Uzbekistan dengan Suhu Ekstrem Minus 20 Derajat
Keseruan lain dari proses pembuatan film ini adalah lokasi syutingnya di Uzbekistan. Steffi bercerita pengalamannya syuting dalam suhu yang sangat ekstrem, hingga mencapai minus 20 derajat Celsius. Demi kebutuhan adegan, ia rela tidak menggunakan jaket tebal dan hanya mengenakan busana ringan.
“Beauty is pain, ya. Karena kita enggak expect sedingin itu. Aku kira cuma dingin-dingin Cibodas, ternyata bisa minus 20 derajat,” kenang Steffi. Meski harus menahan dingin yang luar biasa, pemandangan indah di lokasi syuting membuat semua pengorbanan kru dan pemain terbayar lunas.
Film Pengin Hijrah, yang diadaptasi dari novel laris karya Hengki Kumayandi, dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 30 Oktober 2025. Film produksi Sinemata Buana Kreasindo ini tidak hanya menawarkan kisah cinta, tetapi juga perjalanan spiritual yang dibalut dengan persahabatan dan pencarian makna hidup.
Sumber: MURIANETWORK.COM
Artikel Terkait
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju
Prabowo Hadiri Resepsi Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju, Sebut Ahmad Dhani Sahabat dan Kader Gerindra