Pemahaman itu terinspirasi dari gambaran cahaya Ilahi dalam surah An-Nur ayat 35. Alhasil, lirik lagunya tidak menonjolkan ego. Justru sebaliknya, menekankan proses perjalanan tanpa beban nama atau pujian.
Secara musikal, "Menuju Cahaya" disusun dengan pendekatan minimalis. Pengulangan lirik yang reflektif sengaja dibuat seperti doa yang diucapkan berulang-ulang. Ini menggambarkan bahwa pemurnian diri bukan peristiwa sekali jadi, tapi proses berkelanjutan yang harus dijalani.
Marcell menegaskan, single ini bukan bentuk dakwah yang demonstratif. Lebih tepat disebut sebagai ruang perenungan. Tempat untuk menyadari keterbatasan, melepaskan pembenaran diri, dan memilih berjalan perlahan.
Yang menarik, aransemennya justru kental dengan nuansa elektronik. Pilihan ini disengaja. Marcell berharap dengan sentuhan modern, lagu ini bisa menjangkau pendengar yang lebih luas dan beragam.
Artikel Terkait
Selebritas Berparas Bule di Indonesia Kerap Disangka Mualaf, Padahal Muslim Sejak Lahir
Ammar Zoni Kecewa Saksi Kunci Tak Hadir di Sidang Narkoba
Ahmad Dhani Ungkap Kesulitan Ekonomi Saat Antar Anak Sambung Kuliah di AS
Kim Min Ha dan Noh Sang Hyun Reuni di Film Romantis Netflix Messily Ever After