“Oleh karena ada dugaan kami apakah saudari L L ini sering menggunakan,” lanjut Bhudi.
Tapi dari hasil pemeriksaan, ada satu kesaksian yang mengejutkan. Asisten rumah tangga Lula sendiri mengaku baru pertama kali melihat benda tersebut.
“Akan tetapi dari saudari A memberikan kesaksian baru pertama kali melihat tabung pink tersebut, yaitu asisten rumah tangganya baru pertama kali,” tutup Bhudi Hermanto.
Kematian Lula memang penuh teka-teki sejak awal. Ia ditemukan tak bernyawa di apartemennya pada Jumat (23/1/2026) lalu, beberapa jam setelah diperkirakan meninggal. Dokter pribadilah yang menyatakan kematiannya.
Jenazahnya sempat dibawa ke Rumah Duka RS Fatmawati sebelum akhirnya dipindahkan ke Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat, di Sabtu dini hari. Proses duka pun berlangsung cepat. Lula Lahfah akhirnya dikebumikan pada Sabtu (24/1/2026) di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, meninggalkan tanda tanya yang mungkin tak akan pernah terjawab.
Artikel Terkait
Fadly Faisal Kenang Lula: Dia Traveling ke Eropa, Tapi Pesan Rendang
Irfan Hakim Buka Suara Soal Video yang Dituduh Normalisasi Penelantaran Anak
Ammar Zoni Mohon Tak Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang
Sarwendah Diperiksa Polda Terkait Konten TikTok yang Sebar Isu Keluarga