Di apartemen mewah Dharmawangsa, barang bukti itu akhirnya ditemukan. Sebuah tabung berwarna pink. Penemuan ini terjadi di tempat Lula Lahfaf, selebgram yang ditemukan meninggal dunia pada Jumat lalu, menghabiskan hari-harinya. Namun begitu, tabung itu sama sekali tidak menjawab pertanyaan besar: apa sebenarnya penyebab kematiannya?
Polisi terang-terangan menyatakan mereka tak bisa memastikan hal itu. Alasan utamanya? Tidak dilakukannya autopsi terhadap jenazah kekasih Reza Arap tersebut. Permintaan itu datang dari pihak keluarga, sehingga pemeriksaan yang dilakukan hanya sebatas visum luar.
“Kita tidak bisa menjawab akibat apa kematian, kita tidak bisa menyimpulkan karena tidak dilakukan autopsi,”
kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto, di Polres Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026).
Dari visum luar itu, kata Bhudi, Rumah Sakit Fatmawati memberikan keterangan bahwa Lula meninggal karena kehabisan napas. “Dan tidak ada tanda-tanda penganiayaan atau kekerasan,” tegasnya.
Lantas, bagaimana dengan tabung pink yang ramai dibicarakan itu? Polisi menyelidiki. Tabung yang diketahui sebagai whippink itu menjadi fokus. Beberapa saksi, termasuk teman-teman dekat Lula, telah diperiksa untuk mengklarifikasi seberapa sering barang itu digunakan.
Artikel Terkait
Fadly Faisal Kenang Lula: Dia Traveling ke Eropa, Tapi Pesan Rendang
Irfan Hakim Buka Suara Soal Video yang Dituduh Normalisasi Penelantaran Anak
Ammar Zoni Mohon Tak Dikembalikan ke Nusakambangan Usai Sidang
Sarwendah Diperiksa Polda Terkait Konten TikTok yang Sebar Isu Keluarga