Belakangan ini, jagat maya Indonesia dihebohkan oleh sebuah nama: Whip Pink. Produk ini mendadak ramai diperbincangkan, terutama setelah dikait-kaitkan dengan tragedi meninggalnya seorang influencer ternama. Banyak yang bertanya-tanya, sebenarnya apa sih Whip Pink itu?
Pada dasarnya, Whip Pink adalah tabung gas kecil berisi nitrous oxide (N₂O). Kemasannya didominasi warna merah muda, sekadar pemanis tampilan saja. Di dunia legal, produk semacam ini biasa dipakai di dapur profesional atau kafe-kafe. Fungsinya untuk mengisi cream whipper, alat pembuat whipped cream atau krim kocok itu loh.
Namun begitu, kisahnya tidak berhenti di dapur. Dunia medis juga mengenal nitrous oxide sejak lama. Lebih dari satu setengah abad, gas ini dipakai sebagai anestesi ringan dan pereda nyeri, terutama di klinik gigi. Tapi perlu diingat, penggunaannya di sini sangat terkontrol.
Menurut penjelasan dr. Queen Sugih Ariyani yang dikutip dari platform Alomedika, nitrous oxide sebagai agen tunggal biasanya hanya untuk sedasi parsial.
"Nitrous oxide hanya dapat digunakan sebagai agen tunggal pada pasien yang memandatkan sedasi parsial seperti pasien anak-anak yang menjalani prosedur perawatan gigi," paparnya.
Artinya, dalam prosedur medis yang lebih serius, gas ini jarang dipakai sendirian. Biasanya dicampur dengan oksigen atau anestesi inhalasi lain untuk keamanan pasien.
Artikel Terkait
Cover Maira Muthma Bikin Alaina Castillo Terpana: So Good, Oh My!
Pesan Cinta Denada untuk Ressa di Tengah Gugatan Rp7 Miliar
Tangis Reza Arap dan Sirine di Balik Pintu Apartemen Essence
Fico Fachriza Buka Suara: Saya Dulu Manipulatif, Sekarang Cari Cuan