Badai Grooming atau Pelecehan? Rian DMasiv Dituding Pengguna Threads

- Senin, 19 Januari 2026 | 22:50 WIB
Badai Grooming atau Pelecehan? Rian DMasiv Dituding Pengguna Threads

Vokalis D'Masiv, Rian, tiba-tiba jadi pusat badai. Namanya ramai diperbincangkan di media sosial setelah seorang pengguna Threads mengaku menjadi korban dari perilaku tidak pantas sang musisi. Tudingannya cukup serius: child grooming.

Semua berawal dari unggahan akun @uhhhh.melia. Dalam curhatannya yang panjang, ia menggambarkan pengalaman yang membuatnya tidak nyaman. Salah satu momen yang ia soroti adalah ajakan Rian untuk datang dan menginap di suatu tempat pada pukul tiga pagi. "Jam segitu, buat apa? Jelas nggak wajar," begitu kira-kira kesan yang ia tangkap.

Tak cuma itu. Ia juga mengaku pernah bertemu Rian di sebuah klub malam di Bali. Di sana, ia merasa diperlakukan kurang sopan. "Dipegang-pegang di depan umum," tulisnya, sambil menyayangkan tindakan itu mengingat Rian adalah seorang suami.

Untuk menguatkan ceritanya, ia pun membagikan beberapa tangkapan layar percakapan.

“Istrinya Rian D’Masiv pas gue DM ngasih tahu tingkah laku lakinya yang kegatelan nyuruh gue ke tempatnya jam 3 pagi malah dibilang pansos. Si Riannya sendiri pas gue confront pun banyak alasan,”

Itulah penggalan pengakuannya, yang ia tulis pada Senin (19/1/2026). Rupanya, niat awalnya cuma ingin memberi tahu sang istri. Eh, malah dituding cari sensasi. Alih-alih mendapat dukungan, respons yang ia terima justru sebaliknya.

Lebih dalam lagi, ia merasa ini adalah kasus child grooming. Alasannya, ia mengenal Rian sejak masih belia, umur 12 tahun. Jadi, apa yang ia alami belakangan ini, dalam pandangannya, adalah kelanjutan dari pola yang sudah lama.

Namun begitu, cerita ini langsung memicu perdebatan hangat di kalangan netizen. Di tengah maraknya pembahasan soal grooming seperti yang pernah diungkap Aurelie Moeremans banyak yang justru mempertanyakan klasifikasinya.

Bukan maksud mendiskreditkan korban, tapi sejumlah orang merasa kejadiannya lebih cocok disebut pelecehan seksual. Argumennya, interaksi yang dikeluhkan terjadi saat sang wanita sudah berusia dewasa secara hukum.

“Ini lebih ke sexual harassment deh kak daripada child grooming. Mau dia sudah kenal kamu dari kamu bayi, kan pergerakan dia di saat umurmu sudah umur legal,”

Komentar dari akun @bungandrwt itu mewakili suara yang cukup banyak. Mereka memisahkan antara sejarah panjang pertemanan dengan tindakan spesifik yang diduga terjadi saat korban sudah legal.

Sampai detik ini, Rian D'Masiv masih bungkam. Belum ada pernyataan resmi sedikit pun dari pihaknya atau manajemen. Yang terlihat, ia tetap sibuk dengan aktivitasnya; manggung, berkarya, dan berinteraksi dengan penggemar seperti biasa seolah badai ini tidak terjadi.

Dunia maya pun terbelah. Di satu sisi, ada yang mendukung penuh sang pengaku. Di sisi lain, ada yang menunggu klarifikasi dan bukti yang lebih konkret. Satu hal yang pasti: kasus ini sekali lagi membuka kotak Pandora tentang relasi kuasa, kesadaran publik akan grooming, dan betapa rumitnya mencari keadilan di ruang digital yang penuh dengan klaim dan tudingan.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar