Ketua Majelis Hakim, Dwi Elyarahma Sulistyowati, lantas mengambil alih. Ia mengajukan pertanyaan langsung ke Mario soal dugaan penganiayaan itu. Tapi jawabannya tetap sama. Mario bersikukuh, tak ada kekerasan selama proses penyidikan berlangsung.
Ammar Zoni jelas tak puas. Ia mendesak lagi, kali ini dengan menyebut hal yang lebih spesifik: alat setrum. “Makanya nanti kami minta CCTV. Saudara tadi bilang sudah disumpah, saudara bilang enggak bawa setruman, kenyataannya saudara bawa setruman. Di video itu saudara bawa setruman,” ucap Ammar, menantang.
Isu kekerasan ini sebenarnya bukan kali pertama mencuat. Sebelumnya, dalam sidang 8 Januari lalu, enam terdakwa dalam kasus serupa sudah mengaku mengalami tindakan fisik dari oknum penyidik. Kini, dengan desakan untuk memutar CCTV, Ammar Zoni seolah ingin membawa bukti visual itu ke hadapan hakim. Persidangan pun berlanjut dengan ketegangan yang masih menggantung.
Artikel Terkait
Okezone Rayakan HUT ke-19, Targetkan Jadi Pusat Informasi Kredibel
MD Pictures Adaptasi Buku Laris Filosofi Teras ke Film, Dibintangi Sherina Munaf
Tristan Molina Akui Puasa Itu Berat, Olla Ramlan Syukuri Dukungan Pasangan di Ramadhan
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Catatkan Pernikahan pada 27 Februari