Di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang sesak, Kamis (15/1) lalu, Ammar Zoni bersikeras. Aktor yang sedang menjalani proses hukum terkait narkotika itu mendesak agar rekaman CCTV diputar. Ia yakin rekaman itu akan membuktikan sesuatu yang selama ini dibantah oleh penyidik.
Saksi bernama Mario, seorang penyidik, hadir dan diperiksa. Dengan tegas, dia membantah telah melakukan penganiayaan terhadap Ammar Zoni dan kawan-kawannya. “Waktu saya di-BAP, yakin bapak tidak ada penganiayaan? Saya ingin jujur,” tanya Ammar, suaranya terdengar jelas.
“Saya jujur, saya yakin tidak ada penganiayaan,” jawab Mario ringkas.
Namun begitu, Ammar tak bergeming. Justru dari penegasan saksi itulah, dia langsung meminta majelis hakim untuk membuka rekaman kamera pengawas. Menurutnya, kekerasan itu memang bukan dilakukan Mario, melainkan oleh penyidik lain. “Nanti saya minta tolong dibuka CCTV Yang Mulia. Di situ memang saksi tidak menganiaya, tapi Pak Yosi dan yang kepala botak itu menganiaya,” tuturnya.
Artikel Terkait
Anak yang Mengaku Denada Tuntut Rp7 Miliar, Dulu Cuma Diterima 15 Cm di Pintu
Gugatan Rp 7 Miliar Mengguncang, Denada Dituding Telantarkan Anak Sejak Lahir
Mantan ART Buka Suara Soal Klaim Anak Tak Diakui Denada
Foto Lawas Teuku Ryan dan Denada Picu Spekulasi Ayah Anak dalam Gugatan 7 Miliar