Rupanya, orang yang dimaksud itu telah membaca bukunya dan mengambil langkah untuk menyelesaikan masa lalu. Aurelie pun melanjutkan dengan penjelasan yang lebih dalam.
"Ternyata memang tidak pernah ada niat jahat, semuanya terjadi karena kepolosan kami saat itu. Kami sama-sama masih remaja. Aku juga tidak menyangka ia akan membaca bukuku," ungkapnya.
Menurutnya, seluruh peristiwa itu berakar dari ketidaktahuan dan usia muda yang polos. Ia pun menyatakan bahwa sebenarnya ia sudah memaafkan sejak lama. "Tapi aku bersyukur akhirnya masa itu bisa terselesaikan dengan baik dan jelas," tambahnya. Nuansa kelegaan terasa jelas dalam tulisannya.
Di sisi lain, gelombang perhatian terhadap Broken String ternyata tak hanya berhenti di spekulasi. Buku itu dinilai punya daya emosional dan relevansi sosial yang kuat. Bahkan, kabar baik mulai berdatangan untuk Aurelie.
Ia mengaku, ada beberapa rumah produksi yang tertarik untuk mengangkat kisah hidupnya ke layar lebar. Rasa antusiasnya sulit ia sembunyikan.
"Ada beberapa PH yang tertarik… Ada satu yang aku gak sangka-sangka! Can't spill yet.. Takut jinx it.. TAPI AKU EXCITED BANGET, DOAIN LANCAR!"
Jadi, setelah semua keributan dan spekulasi, cerita ini menemukan titik terang yang cukup membahagiakan. Aurelie bisa menutup satu bab lama dengan damai, sambil membuka lembaran baru yang penuh harap. Perjalanan Broken String, tampaknya, masih akan panjang.
Artikel Terkait
Kasus Perzinaan Anjlokkan Pundi-pundi Inara Rusli
Pegiat Media Sosial Temani Korban Penipuan Kripto Rp200 Miliar ke Polda
Korban Academy Kripto TR & K Laporkan Kerugian Rp 3 Miliar ke Polda Metro
Investor Muda Timothy Ronald Dihadapkan Laporan Penipuan Kripto Senilai Miliaran