Kasus perzinaan yang menjerat Inara Rusli ternyata tak hanya soal hukum. Dampaknya merembet ke mana-mana, terutama ke kondisi finansialnya. Mantan istri Vigoun itu dikabarkan kehilangan sebagian besar pekerjaannya. Situasinya memang cukup pelik.
Kuasa hukum Inara, Daru Quthny, membenarkan kabar itu. Menurutnya, banyak kontrak kerja kliennya yang akhirnya batal atau tertunda. Kerugian materiilnya? Jelas tidak sedikit.
"Udah pasti jumlahnya kami tidak tahu, tapi dipastikan kerugiannya cukup lumayan," ungkap Daru saat ditemui di Polda Metro Jaya, Selasa (13/1/2026).
"Soalnya kan banyak kontrak-kontrak yang akhirnya tidak bisa dijalankan," tambahnya.
Daru menjelaskan, hampir semua aktivitas pekerjaan Inara terpaksa berhenti sementara. Semuanya menunggu proses hukum ini kelar dulu. "Sebagian besar, hampir 90% lebih, itu sementara menunggu perkara ini selesai," jelasnya lebih lanjut.
Namun begitu, bukan berarti semua pintu tertutup rapat. Masih ada beberapa bisnis Inara yang tetap berjalan, meski ritmenya jauh melambat dibanding sebelumnya. "Ya mungkin satu dua, masih aja gitu lho. Tapi sebagian besar ya sementara menunggu perkara," pungkas Daru.
Lantas, bagaimana kasus ini bisa berawal?
Semuanya berpangkal dari laporan Wardatina Mawa ke Polda Metro Jaya pada November 2025 silam. Ia melaporkan Inara Rusli dan Insanul Fahmi dengan tuduhan perzinaan. Buktinya, sebuah rekaman CCTV.
Di sisi lain, Inara sendiri merasa dirugikan. Ia tak terima. Karena itulah, ia kemudian balik melapor ke Bareskrim Polri. Argumennya, rekaman CCTV itu diambil dari perangkat pribadinya tanpa seizin dirinya oleh pihak ketiga. Persoalan ini pun kian berlarut, sementara pekerjaan di meja Inara terus berkurang.
Artikel Terkait
Penampilan Bad Angel Lisa BLACKPINK di Coachella 2026 Picu Perdebatan Netizen
Ribuan Jamaah Hadiri Pengajian 40 Hari Meninggalnya Vidi Aldiano di Jakarta
MNCTV dan GTV Gelar Festival Keluarga dan Aksi Sosial di Karawang
Manajer Ungkap Dampak Ekonomi Vonis 6 Tahun Nikita Mirzani: Kontrak Jangka Panjang Batal