"Perasaannya campur aduk," akui Prilly. "Karakter Risa adalah karakter terlama yang nempel di saya, 10 tahun. Itu rasanya kayak lepas banget. Akhirnya, setelah menemani saya selama itu, perjalanan Risa berakhir."
Proses produksinya sendiri ternyata tidak mudah. Sutradara Awi Suryadi mengungkapkan bahwa "Danur: The Last Chapter" justru menjadi film tersulit yang pernah dia garap dalam seluruh seri Danur. Bayangkan saja, proses syutingnya makan waktu hampir satu tahun penuh.
"Saya ternyata Danur itu jadi film saya yang paling susah," ungkap Awi. "Selama tahun 2025 saya mulai syuting Danur Februari, tebak kapan kelarnya? Oktober. Day one Februari, day last itu Oktober."
Meski prosesnya melelahkan, semua itu diharapkan terbayar saat film tayang di momen Lebaran 2026. Manoj Punjabi menyebut tanggal tayang itu sebagai "Golden Date", tanggal emas. Dia sadar persaingan di hari raya pasti akan ketat, bahkan brutal.
"Jadi kalau film kitanya biasa, itu percuma main di Lebaran," tutur Manoj dengan tegas. "Kompetisinya sangat furious."
Keyakinannya penuh. Dengan kualitas produksi dan pengalaman menonton IMAX, MD Pictures yakin "Danur: The Last Chapter" bisa bertarung di pasar yang ramai itu, sekaligus mengakhiri saga horor paling ikonis di Indonesia dengan cara yang spektakuler.
Artikel Terkait
Marcell Siahaan Rilis Menuju Cahaya, Single Religi dengan Sentuhan Istri dan Nuansa Elektronik
Selebritas Berparas Bule di Indonesia Kerap Disangka Mualaf, Padahal Muslim Sejak Lahir
Ammar Zoni Kecewa Saksi Kunci Tak Hadir di Sidang Narkoba
Ahmad Dhani Ungkap Kesulitan Ekonomi Saat Antar Anak Sambung Kuliah di AS