Babak Pahit Ruben Amorim di Old Trafford Berakhir dengan Pemecatan

- Kamis, 08 Januari 2026 | 06:15 WIB
Babak Pahit Ruben Amorim di Old Trafford Berakhir dengan Pemecatan

Babak Berliku di Old Trafford

Harapan besar menyertai kedatangannya ke Manchester United pada 11 November 2024. Ia didatangkan untuk menggantikan Erik ten Hag, dengan kontrak yang mengikat hingga 2027 plus opsi perpanjangan.

Debutnya di Liga Inggris berlangsung di Stadion Portman Road, melawan Ipswich Town. Hasilnya? Imbang 1-1. Marcus Rashford sempat memberi keunggulan cepat, tapi Omari Hutchinson menyamakan kedudukan.

Musim pertamanya, 2024/2025, bisa dibilang naik turun. Di satu sisi, ia berhasil membawa United ke final Liga Europa. Sayang, mereka takluk tipis 0-1 dari Tottenham Hotspur. Di sisi lain, performa di liga domestik sangat mengecewakan. United terpuruk di peringkat 15 dengan hanya 42 poin.

Memasuki musim 2025/2026, angin perubahan tak kunjung datang. Hingga pekan ke-20, United tertahan di posisi enam klasemen, terpaut tiga poin dari zona Liga Champions. Secara total, Amorim menangani 63 pertandingan dengan rata-rata 1,43 poin per laga. Angka yang jauh dari harapan untuk klub sekelas United.

Akhir yang Pahit

Pemecatan itu, bagi banyak pengamat, sudah bisa ditebak. Puncaknya adalah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada 4 Januari 2026. Namun, yang mempercepat keputusan manajemen mungkin adalah konferensi pers usai laga.

Amorim secara terbuka melontarkan kritik pedas terhadap jajaran atas klub. Sikap itu dianggap melampaui batas.

Statistiknya selama di Old Trafford memang suram. Rasio kemenangannya cuma 32%, yang terendah sepanjang sejarah pelatih United. Pertahanan tim juga bolong-bolong, kebobolan rata-rata 1,5 gol per pertandingan dengan persentase clean sheet hanya 15%.

Angka-angka itulah yang akhirnya menjadi paku terakhir di peti kerjanya. Babak di Manchester United pun berakhir, menorehkan catatan tersulit dalam karier kepelatihan Ruben Amorim di panggung elite Eropa.


Halaman:

Komentar