Penyerang Livewire Akram Afif, yang mencetak dua gol pada pertandingan pembuka turnamen, mencetak gol yang ternyata menjadi pemenang dengan penyelesaian klinis lainnya.
Sang penyerang mengejar umpan terobosan dari Almoez Ali pada menit ke-17 sebelum dengan cekatan menusuknya melewati kiper Tajikistan Rustam Yatimov.
“Almoez adalah salah satu sahabat saya dan kami sangat memahami satu sama lain,” kata Afif tentang kemitraannya dengan Ali, yang mencetak rekor sembilan gol saat Qatar memenangkan gelar untuk pertama kalinya pada tahun 2019.
Tajikistan selesai dengan 10 orang setelah Amadoni Kamolov dikeluarkan dari lapangan karena menendang wajah Ahmed Al-Ganehi di akhir pertandingan, pemecatan pertama dari kompetisi tersebut.
Kemenangan Qatar menempatkan mereka sebagai pemenang Grup A dengan satu pertandingan tersisa, namun siapa yang lolos bersama mereka akan menjadi penentu.
Pada pertandingan putaran terakhir grup pada hari Senin, Qatar bermain melawan China sementara Tajikistan menghadapi Lebanon.
Meskipun dua kali bermain imbang 0-0, Tiongkok berada di posisi terdepan untuk lolos bersama tuan rumah.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarrakyat.id
Artikel Terkait
Ammar Zoni Kecewa Saksi Kunci Tak Hadir di Sidang Narkoba
Ahmad Dhani Ungkap Kesulitan Ekonomi Saat Antar Anak Sambung Kuliah di AS
Kim Min Ha dan Noh Sang Hyun Reuni di Film Romantis Netflix Messily Ever After
Rekomendasi Drama Korea Bergaya Sejarah untuk Temani Waktu Ngabuburit