Baginya, film ini adalah pengingat. "Ini adalah karya yang menjadi pengingat untuk diri aku sendiri kalau aku nggak akan sekuat ini kalau bukan karena bundaku," tambah Michelle. Ia merasakan betapa seorang ibu bisa begitu kuat, rela berkorban apa saja untuk anaknya.
Di lokasi syuting, Michelle banyak belajar dari Taskya Namya, salah satu pemainnya. Ia diajari teknik akting horor, termasuk cara 'ngereog' sebuah bentuk ekspresi fisik intens yang belum pernah ia coba di film drama sebelumnya.
Lantas, mengapa sutradara memilih Michelle yang belum punya pengalaman horor sama sekali?
Hadrah Daeng Ratu, sang sutradara, punya pertimbangan khusus. Ia sengaja menginginkan sesuatu yang segar. Proses casting pun tak berbelit.
"Kita tidak melalui banyak casting. Begitu ada ceritanya, langsung kepikiran Michelle. Karena dia belum pernah horor, aku merasa kita bisa memberikan sesuatu yang fresh. Karakter ibu yang diperankan Michelle membutuhkan kedalaman emosi yang biasa ia bawakan di drama, tapi dalam situasi yang mencekam," jelas Hadrah.
Michelle sendiri menegaskan, kualitas cerita adalah penarik utamanya. "Garis cerita dan plot yang ditawarkan untuk aku menurutku film ini bukan hanya sekedar film horor tapi juga film dengan garis plot yang sangat tegas sekali, tidak ada plot hole," pungkasnya.
Alas Roban dijadwalkan tayang Januari 2026. Setelah pengakuan 'kapok' itu, akankah ini menjadi petualangan horor pertama dan terakhir bagi Michelle Ziudith? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
Foto Viral dan Komentar Lama: Benarkah Jule dan Jefri Nichol Lebih dari Sekadar Teman?
Mentan Amran Salah Sebut Nama Gubernur Jabar, Ruang Rapat Bergemuruh Tawa
Ammar Zoni Berharap Tak Kembali ke Nusakambangan, Ungkap Alasan Pilih Cipinang
Ivan Gunawan Ungkap Transformasi Pribadi dan Proyek Masjid Impian