Fedi Nuril bersiap menghadirkan gebrakan baru di layar lebar. Kali ini, aktor itu akan masuk ke dunia sepak bola akar rumput, dengan memerankan seorang mantan kiper tarkam dalam film berjudul Bapakmu Kiper.
Karakternya bernama Warto. Dulu, dia kiper andalan klub Serigala Sakti. Tapi sekarang? Kehidupannya berubah total. Warto menghidupi keluarganya dengan berjualan ikan di pasar, jauh dari sorotan lampu stadion. Perjalanan hidupnya tak mudah seorang talenta yang terpaksa pensiun dini.
Di sisi lain, film ini juga berkisah tentang Dino, anak Warto yang diperankan Ali Fikry. Remaja 18 tahun ini punya ambisi besar: masuk Liga 2. Impiannya itu justru ingin diwujudkan bersama sang ayah, membentuk pasangan emas di lapangan hijau. Hubungan mereka, tentu saja, tidak sesederhana itu.
Bagi Fedi, sepak bola tarkam bukan cuma soal gol dan tendangan. "Tarkam ini tidak hanya sport, ada bisnisnya juga, Indonesia banget," ujarnya suatu waktu di Tangerang.
Ia melihatnya sebagai potret sosial yang nyata, sangat lekat dengan keseharian banyak orang di negeri ini.
Namun begitu, untuk peran ini Fedi tidak main-main. Persiapan fisik jadi prioritas, bahkan sampai ia melakukan medical check-up lengkap sebelum mulai latihan. Ia sadar, di usianya sekarang, olahraga intensitas tinggi bisa berisiko. Workshop karakter juga dijalaninya dengan serius.
"Persiapan fisik nomor satu itu medical check-up. Karena memang harus hati-hati melakukan olahraga dengan intensitas tinggi. Kami maunya bikin karya yang baik, jangan sampai mengorbankan kesehatan," jelas Fedi.
Inti cerita film ini sebenarnya terletak pada relasi ayah dan anak yang penuh duri. Dino menyimpan sakit hati mendalam pada Warto. Selain karena sang ayah terjerat judi bola, Dino juga yakin kesalahan Warto-lah yang menyebabkan kematian ibunya. Jarak di antara mereka terasa begitu luas dan dingin.
Lalu, muncul secercah harapan dari turnamen Tarkam Super Cup. Bagi Dino, ini adalah kesempatan terakhir jalan satu-satunya untuk membuktikan bakatnya, direkrut klub profesional, dan keluar dari kehidupan kampung yang ia rasa membelenggu.
Selain drama keluarga yang kuat, film ini akan menyoroti dinamika dunia tarkam sebagai wadah bertumbuhnya bakat-bakat muda. Syutingnya sendiri rencananya dimulai hari ini, 18 Desember 2025.
Pemerannya pun tak cuma Fedi Nuril. Ada Ali Fikry, lalu Tanta Ginting sebagai Ngatiman, Augie Fantinus yang jadi Hendra, dan Nesya Chandria sebagai Kristin. Masih ada beberapa nama lain yang ikut memeriahkan.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju