Kini, pria yang dulu dikenal lewat lawakan itu tinggal di sebuah rumah kontrakan di Depok. Hidupnya berubah drastis.
"Host, sama bikin konten YouTube, sama MC ya masih Alhamdulillah masih ada lebihnya. Kalau buat pulang ke rumah masih Alhamdulillah masih bisa makan, bisa tidur dan bisa buang air,"
tuturnya mencoba bersyukur.
Di tengah beratnya proses perceraian, Bedu berusaha mencari secercah hikmah. Ia memandang ini sebagai momentum untuk berbenah, memperbaiki diri, dan berhenti mencari validasi dari orang lain.
"Kita harus balik ke diri kita, bahwa apa yang sudah kita lakukan buat orang, apakah itu sudah cukup atau belum? Apakah kita sudah berperilaku yang baik atau tidak pada orang lain? Apakah kita sudah benar-benar menjadi versi terbaik bagi orang lain begitu kan? Ya saya rasa saya masih belum cukup. Saya terus belajar, saya terus berbenah untuk meng-update, untuk memperbaiki pribadi saya menjadi orang lebih baik,"
papar Bedu.
Memang, trauma itu ada. Ia mengakuinya. Tapi menurut Bedu, perasaan itu tak boleh membelenggu. Harus ada jalan untuk melangkah lagi ke depan.
"Traumanya harus dijadikan pelajaran. Kalau kita trauma nanti kita nggak bisa berjalan dengan baik ke depannya begitu,"
tutupnya mantap. Sebuah bab baru dalam hidupnya memang sudah dimulai, dengan segala tanggung jawab dan harapan baru.
Artikel Terkait
Cover Maira Muthma Bikin Alaina Castillo Terpana: So Good, Oh My!
Di Balik Kemasan Pink, Bahaya Mematikan Gas Whip Pink yang Viral
Pesan Cinta Denada untuk Ressa di Tengah Gugatan Rp7 Miliar
Tangis Reza Arap dan Sirine di Balik Pintu Apartemen Essence