Istri Gary Iskak Buka Suara: Motor Saat Kecelakaan Ternyata Cuma Pinjam
Kronologi malam naas itu akhirnya diungkap. Dengan suara lirih penuh kesedihan, istri almarhum Gary Iskak menceritakan detik-detik sebelum suaminya meninggal dalam kecelakaan tragis. Semuanya berawal dari sebuah keinginan sederhana: melepas rindu pada hobi lamanya.
Menurut penuturannya, malam itu Gary sempat mampir ke rumah ibunya di Rempoa. Lalu, dia menuju sebuah bengkel di daerah yang sama. Di sanalah dia melihat motor RX King.
“Sebagai istri, aku sudah tahu polanya. Pasti dia ngeliat motor R King itu terus kepikiran. Kayak, ‘Wah, boleh nih dicoba, udah lama ga gang motor ginian’,” kenangnya.
Rupanya, itu hanya untuk test drive sebentar saja.
“Pinjamlah, pinjam ya sebentar. Mau nyobain. Kangen nih gue,” ujar sang istri menirukan perkataan Gary.
Setelah mencoba, dia kembali ke bengkel. Tapi, bukannya berhenti, Gary malah makin nyaman. Dia minta izin meminjam motor itu lebih lama, dengan alasan ambil baju ke rumah. Seorang teman di bengkel menawarkan diri untuk menemaninya. Tapi Gary menolak.
“’Bang, temenin ya, Bang’. ‘Nggak usah’,” katanya.
“Jangan dong temenin, Bang. Udah malam, nggak pakai helm lagi,” lanjutnya menirukan suaminya.
Gary bersikeras. “Ah, dekat ini,” katanya. Dan dia pun pergi sendirian.
Perjalanan yang seharusnya singkat itu berakhir malapetaka. Diduga, Gary memacu motornya dengan kencang. Temannya yang ingin menyusul justru mengambil rute berbeda, sehingga mereka tak berpapasan. “Mungkin kalau jalurnya sama, dia bisa ketemu almarhum ada di situ,” ucap sang istri, suaranya tertahan.
Firasat buruk mulai muncul. Temannya sampai lebih dulu di komplek rumah, tapi Gary tak kelihatan. Dia bahkan bertanya pada security. “Bang, lihat Bang Gary lewat nggak? Security jawab, ‘Enggak’,” tuturnya.
Sementara itu, sang istri baru tiba di rumah lewat tengah malam, usai menghadiri sebuah acara. Saat hendak tidur, terdengar panggilan dari luar pagar. Suasana sudah terasa aneh.
“Bun, maaf, Bun,” panggil teman Gary itu.
“Kenapa, Bang?” tanyanya.
Dan kabar itu pun datang. Gary kecelakaan. Kondisinya kritis.
“Aku syok banget. Gimana? Jangan bercanda deh,” katanya, suaranya gemetar mengingat momen itu.
Dia langsung meluncur ke rumah sakit. Pemandangan di IGD menghancurkan hatinya. “Darah udah banyak banget. Masa penuh darah gitu. Lagi muncrat darahnya tuh banyak banget,” ujarnya. Diduga, Gary mengalami benturan keras dengan sebuah pohon.
“Keluarnya darah dari mulut, dari hidung. Aku enggak kuat, jujur. Pas masuk IGD aku langsung keluar lagi. Enggak kuat.”
Keluarga berjaga sepanjang malam. Dokter menyatakan kondisi Gary sangat kritis, hanya bisa diinkubasi. Mereka bertahan di sisinya, hingga akhirnya kabar duka itu tiba.
Sebuah malam biasa yang berubah jadi tragedi dalam sekejap. Kini, yang tersisa hanya kenangan akan sosok suami yang seharusnya pulang, namun justru pergi untuk selamanya.
Artikel Terkait
Ahn Hyo Seop dan Khalid Rilis Single Kolaborasi “Something Special” pada 22 Mei 2026
PRIMARIA FEST 2026 Siap Digelar di Empat Kota, Angkat Indonesian Bounce Music ke Panggung Lebih Luas
RCTI Luncurkan Healing Jalur King Nassar, Variety Show yang Padukan Curhat, Musik, dan Empati
Yenny Wahid Akui Salah Dress Code di Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju