Karena dapat kebebasan yang sama, Arumi pun merasa wajar untuk melakukan hal serupa bagi Emil. Pola ini, katanya, justru membuat hubungan mereka efisien dan sehat. Keduanya bisa berkembang.
Arumi lalu menyentuh soal tekanan dari luar. Ia menyoroti bagaimana media sosial sering memaksakan standar "suami ideal" yang menurutnya nggak realistis. Tidak semua keluarga harus sama polanya.
Ia memberi contoh. Di media sosial, suami idaman sering digambarkan sebagai pria yang siap siaga ganti popok atau berjaga malam. Emil bukan tipe seperti itu. Tapi, itu tak lantas membuatnya jadi pasangan yang buruk.
Kalau cuma fokus pada satu sisi itu, Arumi mengaku justru akan melihat Emil sebagai sosok yang tak sempurna. Padahal, perhatian suaminya datang dalam bentuk lain. Bagi Arumi, dukungan Emil bukan selalu soal terlibat fisik, tapi lebih pada memastikan hidup istrinya lebih mudah.
Intinya, dengan pola bagi peran yang mereka sepakati, kedua belah pihak justru merasa terbantu untuk maju. Itu yang penting.
Artikel Terkait
Okezone Rayakan HUT ke-19, Targetkan Jadi Pusat Informasi Kredibel
MD Pictures Adaptasi Buku Laris Filosofi Teras ke Film, Dibintangi Sherina Munaf
Tristan Molina Akui Puasa Itu Berat, Olla Ramlan Syukuri Dukungan Pasangan di Ramadhan
Tiffany Young dan Byun Yo Han Resmi Catatkan Pernikahan pada 27 Februari