Bukan harta atau ketenaran. Tapi sebuah nasihat sederhana yang kini menjadi prinsip hidupnya.
Menurutnya, filosofi itu membantu untuk fokus dan mengurangi tekanan untuk selalu ‘on call’. Chadwick sendiri, meski punya tim yang sangat protektif terhadap energinya, tetap harus secara aktif menjaga batasan itu sendiri.
Di sisi lain, Simone juga merenungkan warisan abadi yang ditinggalkan suaminya. Dia yakin Chadwick tidak pernah benar-benar memikirkan soal ‘warisan’ dalam arti pencapaian pribadi.
Pada upacara pemberian bintang itu, Simone membawa serta sepasang sepatu pantofel milik Chadwick dan sebuah fotonya untuk diletakkan di atas bintang perunggu itu. Bukan tanpa alasan.
Sepatu usang itu, seperti juga kenangan akan Chadwick, menceritakan sebuah kisah tentang perjalanan, dedikasi, dan sebuah kehidupan yang dijalani dengan penuh niat. Bukan demi dikenang, tapi demi karya itu sendiri.
Artikel Terkait
Insanul Fahmi Buka Hasil Tes Psikologi, Klaim Bebas dari Tuduhan NPD
Doktif Beri Ultimatum: Richard Lee Diminta Bertobat dan Bayar Pajak Rolls-Royce
Firdaus Oiwobo Buka Suara: Saya Pernah Bakar Rumah Orang di Cengkareng
Inara Rusli Ungkap Rasa Mual Dengar Pernyataan Cinta Fahmi untuk Dua Wanita