Insanul Fahmi sempat terusik. Beberapa waktu lalu, namanya ramai dituding mengidap NPD atau Narcissistic Personality Disorder oleh warganet.
Gangguan kepribadian itu, seperti diketahui, ditandai dengan perasaan superior yang berlebihan, haus pengakuan, dan pandangan diri yang melambung tinggi. Banyak yang merasa kecocokan tudingan ini dengan sikap Fahmi, terutama terkait pernikahan sirinya dengan Inara Rusli tanpa sepengetahuan istri sahnya, Wardatina Mawa. Yang bikin orang gerah, ia seolah tak punya rasa bersalah.
Namun begitu, Fahmi tak tinggal diam. Dengan percaya diri, suami siri Inara Rusli itu berusaha membuktikan bahwa semua tudingan itu meleset. Caranya? Ia memutuskan untuk memeriksakan kondisi mentalnya langsung ke psikolog.
Dan kini, hasilnya sudah ia dapat.
"Alhamdulillah kemarin udah tes sih, sedikit ada gangguan karena tekanan,"
ungkap Insanul Fahmi dalam kutipan yang beredar dari akun Instagram @gosip_danu, Jumat lalu.
Tekanan itu mungkin wajar. Bayangkan saja, belakangan ini ia terus jadi bulan-bulanan netizen. Tapi yang paling ia khawatirkan justru soal NPD. Fahmi mengaku sempat galau, jangan-jangan dirinya memang mengidap gangguan itu tanpa disadari. Khawatir merugikan orang lain, ia pun nekat memeriksakan diri.
"Tapi kemarin aku udah nanya juga soal gangguan yang dituduhkan NPD, alhamdulillah itu nggak ada,"
bebernya lega.
"Lebih ke karena tekanan sih. Karena khawatir sih kemarin kan sempet dituduh ini kan NPD, manipulatif, dan lain sebagainya,"
tambahnya.
Sebagai bukti, Fahmi bahkan membagikan cuplikan percakapan pribadinya dengan seorang psikolog bernama Indah Sundari. Dalam chat DM itu, ia terlihat mengajukan diri untuk konsultasi dan tes.
"Assalamualaikum kak, saya kebetulan dicap NPD. Boleh ga kak saya konsul sekalian tes. Biayanya berapa kak kira kira,"
tulisnya.
Tak cuma itu, ia bahkan membuka pintu lebar-lebar. Siap diundang oleh psikolog manapun yang berkompeten untuk menguji dirinya.
"Saya dengan senang hati jika diundang oleh psikolog yang ahli. Kebetulan dari lama saya juga khawatir saya terindikasi,"
imbuh Fahmi.
Alasannya terdengar tulus. Ia merasa serba salah. Jika benar ada masalah, ia ingin segera introspeksi agar tidak menyakiti orang lain. Hasil pemeriksaannya pun ia harap bisa jadi bahan edukasi untuk banyak orang.
"Karena saya selalu serba salah, jika benar khawatir saya bisa merugikan orang lain. Barangkali saya bisa lebih cepat introspeksi diri, dan hasilnya bisa dijadikan sebagai edukasi,"
tutupnya.
Artikel Terkait
Millen Cyrus Dikecam Warganet Usai Pakai Hijab di Foto Reuni
Dewi Perssik Blak-blakan Tak Paham Satu Kata pun Saat Kuliah Berbahasa Inggris
Ruben Onsu Kesulitan Bertemu Anak, Kuasa Hukum Sebut Sering Diabaikan saat Hendak Dekati Putrinya
Lovely Runner hingga Goblin: Deretan Drama Korea Paling Adiktif untuk Ditonton Ulang