Chusnul Chotimah Sebut Anies Tak Pernah Janji Jadi Warga Biasa, Sebab Tak Diprotes

- Senin, 10 Agustus 2026 | 10:50 WIB
Chusnul Chotimah Sebut Anies Tak Pernah Janji Jadi Warga Biasa, Sebab Tak Diprotes

Pegiat media sosial Chusnul Chotimah mengungkapkan alasan safari politik mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak menuai protes keras seperti yang dialami Presiden ke-7 Joko Widodo. Menurutnya, Anies tidak pernah menyatakan akan kembali menjadi warga biasa setelah tak lagi menjabat.

Hal itu disampaikan Chusnul menanggapi kelompok pendukung Jokowi yang ia sebut sebagai Termul atau Ternak Mulyono. Dalam cuitannya di akun X pribadinya, ia menulis, "Anies safari politik, termul ga terima, katanya Anies safari politik kok ga ada yang protes ya.. Termul lupa kalo Anies ga pernah bikin pernyataan, saya akan kembali ke Solo sebagai rakyat biasa."

Ia menambahkan bahwa jika Anies kembali dengan ambisi menjadi calon presiden, hal itu bukanlah kesalahan. "Saya ga bela Anies, cuma betulkan cara berpikir termul yang otaknya cuma 1,9%," tandasnya.

Sementara itu, pengamat politik Adi Prayitno menilai Anies melakukan dua aktivitas sosial dan politik setelah kalah di Pilpres 2024. Aktivitas pertama, menurut Adi, adalah Anies yang aktif mengisi forum diskusi publik, baik di perguruan tinggi negeri maupun forum internasional.

"Dan itu adalah sesuai dengan style politik Pak Anies Baswedan yang memang berlatar belakang intelektual besar di dunia kampus, pernah jadi rektor," ujar Adi dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Jumat (7/8).

Adi menambahkan, wajar jika publik melihat Anies banyak hadir dalam forum-forum diskusi, baik yang dilaksanakan oleh kampus maupun non-kampus, di dalam maupun luar negeri. Aktivitas kedua adalah membangun sejumlah jembatan yang disebut Jembatan Titian Persatuan di berbagai daerah. Menurut Adi, hal ini dianggap publik sebagai tindakan politik nyata dan partisipatoris.

"Beberapa waktu yang lalu kalau tidak salah Pak Anies Baswedan juga sempat meresmikan jembatan yang ada di Pandeglang di Banten sana. Kemudian di Karangtengah di Jawa Tengah, kemudian ada di Aceh Tengah beberapa waktu yang lalu," ungkapnya.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags