Cinta Laura Buka Suara Soal Kesepian: Bukan Soal Jumlah Teman, Tapi Hati yang Kosong

- Rabu, 19 November 2025 | 22:10 WIB
Cinta Laura Buka Suara Soal Kesepian: Bukan Soal Jumlah Teman, Tapi Hati yang Kosong
Cinta Laura Jelaskan Makna Kesepian yang Sebenarnya

Cinta Laura Jelaskan Makna Kesepian yang Sebenarnya

Publik figur dan aktris Cinta Laura memberikan penjelasan tegas mengenai viralnya pernyataannya tentang kesepian, menyoroti pentingnya perspektif yang benar tentang makna hidup dan pencapaian.

Isu yang sempat viral di media sosial mengenai pernyataan Cinta Laura tentang kesepian akhirnya mendapatkan klarifikasi langsung dari sang artis. Dalam penjelasan mendalamnya, Cinta membedah dengan jelas perbedaan antara kesepian sosial dan kekosongan batin yang mungkin dialami setiap individu.

Klarifikasi Terhadap Misinterpretasi

Cinta menegaskan bahwa unggahan yang viral tersebut bukan merupakan curahan hati pribadi, melainkan pesan universal tentang cara manusia memandang hidup dan pencapaian. "Aku tidak pernah menyatakan diri pribadi merasa kesepian," tegasnya.

Menurut penjelasan Cinta, pesan yang ingin disampaikan justru mengingatkan bahwa siapapun termasuk orang yang tampak sukses dapat merasa kurang apabila terus-menerus membandingkan diri dengan pencapaian orang lain.

"Bahkan orang yang kelihatannya sukses bisa tetap merasa 'kurang' kalau terus bandingin diri dengan orang lain. Jangan bandingin diri, banyak orang di luar sana yang hidupnya jauh lebih sulit, jadi penting untuk bersyukur dan fokus sama hal yang ada di depan mata."

Dimensi Lain dari Kesepian

Cinta memberikan perspektif baru tentang definisi kesepian yang jarang dibahas di ruang publik. Ia menjelaskan bahwa kesepian memiliki banyak bentuk dan tidak selalu berkorelasi dengan jumlah teman atau kesibukan sosial seseorang.

"Kesepian definisinya banyak, bukan soal tidak punya teman, tapi soal hati yang kosong," ujarnya memberikan pencerahan.

Kesibukan Sosial vs Kekosongan Batin

Secara khusus, Cinta membedakan antara kesepian sosial dan kekosongan batin. Dari sisi sosial, ia mengaku tidak pernah mengalami kesepian karena selalu bekerja dengan tim dan berada dalam lingkungan yang dinamis.

Namun demikian, Cinta dengan jujur mengakui pernah mengalami masa dimana ia merasakan kekosongan secara batin, terutama ketika hidupnya terlalu terfokus pada pencapaian material tanpa memahami makna yang lebih dalam.

"Tapi secara batin pernah merasa kosong, terutama kalau hidup isinya cuma ngejar, ngejar, ngejar. Kalau hidup cuma mengejar tanpa tahu maknanya, rasa kosong itu bisa muncul."

Pelajaran tentang Makna Hidup

Cinta menutup penjelasannya dengan menekankan bahwa perasaan kekosongan batin adalah hal yang manusiawi dan dapat dialami oleh siapapun. Menurutnya, kunci menghindari perasaan tersebut adalah dengan menemukan tujuan yang lebih besar dibalik setiap langkah yang diambil dalam hidup.

Pernyataan Cinta ini memberikan kontribusi berharga dalam diskusi publik tentang kesehatan mental, terutama dalam konteks tekanan sosial dan pencapaian di kalangan publik figur.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar