Jawaban Doktor Kintoko ternyata cukup mengejutkan dan berbeda dari kesan yang diberikan Bude Wellness. Dia menjelaskan dengan lugas.
“TBC intinya bisa dilakukan kombinasi terapi dengan OAT dan herbal pada kondisi di mana penggunaan herbal akan mengurangi efek samping dari OAT atau meningkatkan efektivitas OAT,” jelasnya.
Intinya, dia sama sekali tidak menganjurkan pengobatan tunggal pakai herbal. Herbal, dalam penjelasannya, hanya berperan sebagai pelengkap untuk mendukung pengobatan medis utama, bukan menggantikannya.
Penjelasan ini justru membuat situasi semakin panas. Banyak netizen yang merasa klaim awal Bude Wellness menyesatkan. Mereka pun ramai-ramai melaporkan akun Instagram sang influencer. Yang bikin geram, komentar juga datang dari orang-orang yang punya pengalaman langsung berhadapan dengan TBC.
“Sebagai ibu yang anaknya alumni TBC paru, aku sakit hati bacanya. Tolong kak jangan gini,” tulis seorang netizen dengan nada kesal. Dia bercerita anaknya tertular dari pasien dewasa yang tidak patuh berobat. “Kami para ibu sebelum bertawakal jelas harus ada ikhtiarnya, salah satunya dengan vaksin agar tertular pun gejala tidak berat.”
Yang menarik, komentar emosional ini justru dibalas oleh Bude Wellness. Tanggapannya terkesan dingin.
“Ya, sudah, mbak, silahkan saja ikuti yang diyakini, ya. Kami hanya beda prinsip saja, dan postingan ini tidak bertujuan menyinggung siapa-siapa. Saya share untuk yang butuh dan mau saja. Terima kasih, sehat selalu,” tulisnya.
Artikel Terkait
Sulthon Raih Juara 1 Cahaya Muda Indonesia, Bawa Pulang Rp40 Juta dan Paket Umrah
Pelangi di Mars Rampung Setelah Lima Tahun, Tim Belajar Teknologi XR dari Nol
Pelangi di Mars, Film Fiksi Ilmiah Indonesia untuk Anak, Tayang Lebaran 2026
CAPD, Terapi Gagal Ginjal yang Lebih Fleksibel, Masih Minim Dikenal Pasien