Kim Jong Un sekali lagi mengajak putrinya, Kim Ju Ae, untuk menyaksikan uji coba militer. Kali ini, mereka bersama-sama melihat sistem peluncur roket ganda melancarkan serangan. Latihan ini, menurut laporan, adalah jawaban langsung atas manuver gabungan militer AS dan Korea Selatan yang baru-baru ini digelar.
Di sisi lain, media pemerintah KCNA punya sudut pandang lain. Mereka menyebut latihan gabungan AS-Korsel itu tak lain adalah gladi resik untuk menginvasi Korea Utara. Laporan ini beredar luas, seperti dikutip Associated Press pada Minggu (15/3/2026).
Menurut sejumlah saksi dan pantauan, aksi itu terjadi hari Sabtu (14/3) di lepas pantai timur. Kim disebutkan menyaksikan langsung dua belas peluncur roket kaliber 600 mm yang diklaim ultra-presisi itu beraksi. Tak main-main, militer Korea Selatan sendiri mendeteksi sekitar 10 rudal balistik meluncur dari kawasan ibu kota Pyongyang ke arah perairan timur.
Artikel Terkait
Satbrimob Gagalkan Aksi Tawuran dan Balap Liar di Jabodetabek Saat Ramadan
Arus Mudik di Tol Cipali Meningkat 16,8%, Diskon 30% Berlaku
Formula 1 Batalkan Dua Grand Prix di Timur Tengah Imbas Ketegangan Keamanan
Iran Sumpahkan Akan Mengejar dan Menghabisi Netanyahu