"Ini adalah pengakuan global atas standar yang kami usung. Intinya, lewat kolaborasi dengan LeFIFA dan SXSW, kami ingin Balinale jadi jembatan. Tempat di mana talenta Indonesia bisa bertemu dan belajar langsung dari para pelaku utama industri film internasional,"
ujarnya.
Di sisi lain, Balinale sendiri sedang bersiap untuk penyelenggaraan yang ke-19. Festival tahun 2026 ini rencananya akan kembali digelar di Sanur, Bali, dari 1 hingga 7 Juni.
Melalui program andalannya, Bali Film Forum, ajang ini bertekad mempertemukan penulis cerita lokal dengan berbagai pemain kunci dari mancanegara. Tujuannya jelas: membuka lebih banyak peluang dan membawa karya anak bangsa semakin mendunia.
Artikel Terkait
Nicky Astria Kenang Donny Fattah: Sosok Pendiam yang Total dalam Bermusik
Trump Sinyalkan Kuba Jadi Target Berikutnya Usai Iran
Dokter Richard Lee Ditahan sebagai Tersangka Usai Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Malam Nuzulul Quran: Mengenang Turunnya Wahyu Pertama dan Hikmah bagi Umat