Sabtu (7/3/2026) pagi, suasana di underpass Pramuka, Jakarta Timur, mendadak riuh. Sebuah truk kontainer terlihat nyangkut begitu saja, boksnya menempel erat di langit-langit terowongan. Kejadian ini, tentu saja, langsung bikin arus lalu lintas ke arah Matraman jadi tersendat parah.
Gak butuh waktu lama, video insidennya pun viral di media sosial. Nah, dari berbagai keterangan yang berhasil dikumpulkan, inilah rangkaian faktanya.
Boks Truk Nyangkut di Langit-langit
Inti masalahnya sederhana tapi bikin geleng-geleng. Truk kontainer itu mencoba melintas, tapi ternyata boks di bagian belakangnya kejebur menyangkut di atap underpass. Truknya pun terjebak, nggak bisa maju apalagi mundur dengan mudah.
Dari video yang beredar, pemandangannya jelas. Sang truk terparkir paksa di lajur kiri, dengan bagian belakangnya yang terangkat dan nyangkut. Akibatnya, jalanan langsung macet.
Lalu Lintas Sempat Mampet
Dampaknya langsung terasa. Arus kendaraan dari Pramuka menuju Matraman langsung mengular padat. TMC Polda Metro Jaya pun mengkonfirmasi lewat unggahan di akun X mereka.
"Situasi arus lalu lintas dari arah Pramuka menuju Matraman terpantau ramai cenderung padat," tulis mereka, Sabtu itu.
Polisi Turun Tangan Atur Jalan dan Evakuasi
Menyikapi hal ini, petugas Satlantas Jakarta Timur langsung bergerak ke lokasi. Tugas mereka dua sekaligus: mengurai kemacetan dan mengevakuasi si truk yang nyangkut itu.
"Anggota Satlantas Jakarta Timur melakukan pengaturan dan proses evakuasi truk kontainer yang tersangkut di underpass Pramuka arah Matraman," jelas TMC Polda Metro Jaya.
Sopirnya Ternyata 'Tersesat' di Jakarta
Lalu, apa penyebabnya? Menurut polisi, sang sopir rupanya bukan warga Jakarta. Dia kurang paham dengan kondisi jalanan ibu kota yang ruwet.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis Yunarta, menjelaskan lebih detail. Kata dia, sopir cuma mengandalkan aplikasi peta digital.
"Sopir daerah, nggak paham Jakarta. (Dia mengaku) pakai maps aplikasi," ujar AKP Darwis.
Masalahnya, aplikasi itu ternyata nggak memberikan rute khusus untuk kendaraan besar. "Kan di maps itu nggak ada (arahan) jalan untuk truk, adanya mobil sama motor, dia (sopir) nggak paham," lanjutnya. Ya, salah pilih rute deh jadinya.
Proses Evakuasi Tiga Jam Lebih
Mengevakuasi truk sebesar itu ternyata nggak gampang. Prosesnya makan waktu sekitar tiga jam sebelum akhirnya jalanan bisa dibersihkan. "Sekarang sudah jalan, sudah selesai," kata AKP Darwis melegakan.
Sebenarnya, ide awalnya cuma menarik mundur truk itu. Tapi rencana itu mandek karena mesin truknya mogok. "Iya (sempat) mogok, mau distarter malah akinya (bermasalah). Lamanya di situ," tuturnya.
Meski sempat bikin pusing, akhirnya truk berhasil dipindahkan. Lalu lintas pun berangsur normal kembali. Petugas tetap standby di lokasi buat memastikan semuanya lancar seperti sedia kala.
Artikel Terkait
iCAR V23 Luncurkan Mobil Listrik dengan Sistem Kendali Cerdas Berbasis Chip Snapdragon
Massa Ojol Ricuh di Makassar, Patroli Polisi Rusak Usai Penganiayaan Driver
Bareskrim dan FBI Petakan Ekosistem Kejahatan Siber dari Penjualan Skrip Phishing
Kemenpar Soroti Kompetensi Penjamah Makanan untuk Keamanan dan Daya Saing Wisata Kuliner