Jakarta, Sabtu – Kedutaan Besar Polandia di Jakarta punya cara unik untuk mempererat hubungan dengan Indonesia. Mereka baru saja meluncurkan sebuah kompetisi desain batik. Ide dasarnya? Mengajak para seniman lokal untuk meracik unsur budaya kedua negara dalam selembar kain.
Lewat keterangan pers yang beredar, kompetisi ini mengundang siapa saja untuk menciptakan desain batik orisinal. Syaratnya, karya itu harus bisa merepresentasikan hubungan baik Indonesia dan Polandia. Jadi, peserta ditantang untuk memadukan simbol-simbol nasional Polandia dengan kekayaan visual khas Indonesia.
Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, dengan antusias menjelaskan betapa batik telah menjadi jiwa dari identitas budaya Indonesia. Baginya, batik jauh lebih dari sekadar tekstil.
“Batik bukan hanya sekadar kain ia adalah kisah hidup tentang sejarah, identitas, dan kebanggaan Indonesia,” ucap Szymanowska.
Menariknya, dia juga bercerita soal sebuah fakta yang mungkin belum banyak diketahui publik. Rupanya, Polandia punya tradisi batiknya sendiri, yang sudah berkembang sejak era 1920-an. Awalnya terinspirasi dari batik Indonesia, tradisi itu ternyata masih hidup sampai sekarang.
Salah satu pusatnya ada di kota Słupsk, di wilayah utara Polandia. Lokakarya batik di sana bahkan sempat dikunjungi oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon belum lama ini, tepatnya pada Juni 2025 lalu, dalam rangka kunjungan kerjanya.
Nah, buat yang tertarik ikut kompetisi ini, hadiahnya cukup menggiurkan. Kedutaan menyiapkan hadiah utama sebesar Rp15 juta untuk satu pemenang. Tapi itu bukan segalanya.
Menurut rencana, karya-karya terbaik nantinya akan dipamerkan. Bahkan, desain yang terpilih berpeluang besar untuk dijadikan materi promosi atau cendera mata resmi kedutaan. Jadi, karyamu bisa jadi simbol persahabatan kedua negara.
Pendaftaran dan pengajuan karya masih terbuka lebar hingga 1 April 2026 mendatang. Kompetisi ini terbuka untuk WNI yang sudah berusia minimal 18 tahun. Untuk info lebih detail, silakan cek langsung ke kanal resmi Kedutaan Besar Polandia di Jakarta.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Penyelewengan 10 Ton Pupuk Bersubsidi di Muara Enim, Tiga Tersangka Diamankan
Polisi Ungkap Kronologi Perusakan Kaca Mobil oleh Dua Sopir Angkot di Kampung Rambutan Dipicu Lawan Arah
Penjaga Kafe di Bandar Lampung Ditangkap, Jadi Anggota Komplotan Pencuri Kabel PLN
Mei 2026 Penuh Tanggal Merah dan Peringatan, Pemerintah Tetapkan Empat Hari Libur Nasional