Prestasi industri kreatif Indonesia kembali menorehkan catatan manis di panggung dunia. Kali ini, Bali International Film Festival atau yang akrab disapa Balinale, berhasil merajut kerja sama strategis dengan dua festival besar: International Festival of Films on Art (LeFIFA) di Kanada dan South by Southwest (SXSW) di Amerika Serikat.
Menariknya, pendiri sekaligus Direktur Festival Balinale, Deborah Gabinetti, mendapat kepercayaan ganda. Ia resmi ditunjuk sebagai juri kompetisi film panjang di LeFIFA edisi ke-44, yang bakal digelar di Montreal pada Maret 2026 nanti.
Tak cuma jadi juri, di waktu yang hampir bersamaan, Deborah juga akan berperan sebagai mentor di SXSW, Austin, Texas. Perannya di sana adalah membagikan insight seputar industri film dan televisi.
Posisi Balinale sendiri memang semakin kuat. Sebagai festival film pertama di Indonesia yang meraih kualifikasi Academy Awards sejak tahun lalu, track record-nya terus terbukti. Ambil contoh, film animasi pendek Retirement Plan, yang merupakan pemenang Balinale 2025, berhasil melaju ke nominasi OscarĀ® 2026. Pengumuman pemenangnya tinggal menunggu tanggal 15 Maret mendatang.
Bagi Deborah, semua pencapaian ini bukan sekadar penghargaan simbolis. Ia melihatnya sebagai langkah nyata.
Artikel Terkait
Nicky Astria Kenang Donny Fattah: Sosok Pendiam yang Total dalam Bermusik
Trump Sinyalkan Kuba Jadi Target Berikutnya Usai Iran
Dokter Richard Lee Ditahan sebagai Tersangka Usai Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Malam Nuzulul Quran: Mengenang Turunnya Wahyu Pertama dan Hikmah bagi Umat