Kurma keju lagi nge-hits banget di bulan Ramadhan ini. Perpaduannya yang unik buah kurma legit dibelah, lalu diisi dengan batangan keju memang bikin penasaran. Sensasi gurih-manisnya itu lho, yang konon bikin buka puasa terasa lebih spesial. Tren ini pun ramai diburu, dari media sosial sampai pasar tradisional.
Tapi, di balik kenikmatannya, ada hal yang perlu dipertimbangkan. Kurma murni saja sudah punya segudang manfaat kesehatan berkat rasa manis alaminya. Nah, begitu ditambah keju, soal kalori jadi perlu dihitung ulang. Jangan sampai asal santap, malah bikin berat badan melonjak.
Menurut dr. Dicky Budiman, seorang ahli epidemiologi, kurma murni sebenarnya sangat baik untuk mengembalikan energi dengan cepat saat berbuka. “Tentu saat berbuka kurma akan mengembalikan energi yang cepat. Dan kurma juga baik untuk lambung karena bersifat asam,” jelasnya.
Ia memaparkan, dalam 100 gram kurma terkandung sekitar 300 Kkal energi, plus serat, mineral, dan kalium yang tinggi. Namun begitu, ceritanya bakal beda kalau kurma sudah dipadukan dengan keju. Kombinasi ini membawa serta protein dan lemak, yang otomatis menaikkan angka kalori secara signifikan.
“Ada yang perlu diperhatikan yakni jumlah kalorinya. Karena 1 kurma keju bisa mengandung 80-120 kcal per 1 buah. Kalau 5-6 butir bisa setara dengan nasi lengkap. Ini berisiko meningkatkan berat badan. Termasuk lonjakan gula darah pada diabetes,” tambah Dicky.
Artikel Terkait
Lindi Fitriyana Ungkap Surat Cinta untuk Calon Bayi di Media Sosial
Lindi Fitriyana Konfirmasi Kehamilan Lewat Unggahan Instagram
Anrez Adelio Bantah Tudingan Penelantaran Anak via Kuasa Hukum
Keluarga Vidi Aldiano Soroti Fenomena Pemanfaatan Duka untuk Cari Perhatian