Nah, soal fitur ‘Open to Work’ itu sendiri, Prilly berusaha menjelaskan. Katanya, dia cuma ingin membuka peluang kolaborasi baru, mencoba merambah industri yang belum pernah disentuhnya. Bukan untuk merebut kesempatan orang lain, tapi lebih sebagai bagian dari proses belajar dan upayanya untuk terus berkembang.
Di sisi lain, ada juga masalah akun LinkedIn-nya yang tiba-tiba hilang. Banyak yang menduga dia sengaja menghapusnya untuk menghindari hujatan. Prilly klarifikasi hal ini.
Jadi, itu di luar kendalinya. Di akhir pernyataan, Prilly berjanji untuk tetap fokus pada kerja sama dan kegiatan yang memberi dampak positif. Itu akan jadi prioritas utamanya ke depan.
Begitulah ungkapan penutupnya. Permintaan maaf sudah disampaikan, meski tentu saja, tanggapan netizen masih terbelah. Ada yang menerima, tak sedikit pula yang masih sangsi.
Artikel Terkait
Rafka Akui Penculikan Ayuna, Kecelakaan Diduga Melibatkan Obat Penenang di Mencintai Ipar Sendiri
Nicholas Brendon, Pemeran Xander di Buffy the Vampire Slayer, Meninggal Dunia dalam Tidur
Kemenag Tetapkan Idul Fitri 2026, Ini Tata Cara dan Bacaan Takbir Sholat
Shireen Sungkar Wakafkan Sumur di Gunung Kidul Atas Nama Vidi Aldiano