JAKARTA – Sebuah kasus kusta, atau yang dikenal juga sebagai penyakit Hansen, baru saja dikonfirmasi di Rumania. Tepatnya di Kota Cluj-Napoca, wilayah Transilvania. Temuan ini langsung bikin gempar, karena kasus terakhir di negara itu tercatat lebih dari empat puluh tahun silam, tepatnya pada 1981. Reaksi otoritas pun cepat. Sebuah spa mewah di kota itu langsung ditutup sementara, sementara penyelidikan epidemiologis digelar lebih lanjut.
Menurut laporan, pasien yang terkonfirmasi adalah seorang perempuan muda asal Asia. Ia bekerja sebagai terapis pijat di sebuah salon kecantikan dan kebugaran ternama di Cluj-Napoca. Tempat ini konon banyak dikunjungi kalangan elit lokal. Bayangkan saja, tarif pijat dua jam di sana bisa mencapai 1.030 RON atau sekitar 202 euro. Begitu kasusnya terungkap, operasional salon itu langsung dihentikan.
Menteri Kesehatan Rumania, Alexandru Rogobete, memberikan penjelasan resmi.
“Hasil pemeriksaan mikrobiologi telah mengonfirmasi satu kasus positif kusta. Untuk tiga kasus lain yang diduga, mereka masih dalam pemantauan klinis dan epidemiologis kami. Langkah-langkah pencegahan sudah kami ambil untuk meminimalisir risiko,” ujarnya.
Nah, selain satu kasus yang sudah pasti itu, pihak berwenang lagi menyelidiki tiga kasus dugaan lainnya. Ketiganya adalah rekan kerja di salon yang sama, juga perempuan muda dari Asia. Dua di antaranya, Warga Negara Indonesia berusia 21 dan 25 tahun, sempat dibawa ke Rumah Sakit Gawat Darurat Kabupaten Cluj akhir November lalu.
Langkah penanganan dilakukan secara menyeluruh. Otoritas Pengawasan Kesehatan Negara bersama Direktorat Kesehatan Masyarakat setempat melakukan disinfeksi total di area spa, memeriksa semua staf, dan memperluas penelusuran kontak. Aktivitas di tempat itu tetap dihentikan sampai investigasi dinyatakan selesai.
Kabarnya, pasien yang positif sudah mulai menjalani pengobatan standar WHO. Begitu terapi dimulai, risiko penularannya akan turun drastis dan akhirnya hilang sama sekali.
Di sisi lain, penting untuk tidak panik. Pihak berwenang menekankan bahwa kusta ini penyakit yang perkembangannya lambat banget. Penularannya juga rendah. Penyakit yang disebabkan bakteri "Mycobacterium leprae" ini umumnya cuma menular lewat kontak dekat dan berkepanjangan dengan penderita yang belum diobati.
Jadi, hal-hal seperti jabat tangan, pelukan, atau naik transportasi umum bersama, hampir tidak mungkin menularkan. Meski kasusnya sangat langka di Eropa, kemunculan sporadis bisa saja terjadi, biasanya terkait dengan individu yang berasal dari wilayah endemik seperti sebagian Asia, Afrika, dan Amerika Latin.
Artikel Terkait
Ahmad Dhani Sebut Netizen Pengejek Dirinya dan Keluarga Ber-IQ Rendah
Ahmad Dhani Bekali Shafeea Hadapi Hujatan Warganet: Jangan Peduli yang Dungu
Fox Sports Buka Lowongan ‘Chief World Cup Watcher’ dengan Bayaran Rp870 Juta untuk Tonton 104 Pertandingan
Erin Taulany Bantah Aniaya ART, Herawati Laporkan Dugaan Pencekikan hingga Gaji Rp3 Juta Tak Dibayar